Dunia Games

Kontroversi Game PUBG! Fatwa MUI, Pendapat Psikologi Forensik, Gamers: Daripada Narkoba & Balap Liar

Santer terdengar kabar Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkaji fatwa terkait game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG).

Kontroversi Game PUBG! Fatwa MUI, Pendapat Psikologi Forensik, Gamers: Daripada Narkoba & Balap Liar
NET
Kontroversi Game PUBG! Fatwa MUI, Pendapat Psikologi Forensik, Gamers: Daripada Narkoba & Balap Liar 

Kontroversi Game PUBG! Fatwa MUI, Pendapat Psikologi Forensik, Gamers: Daripada Narkoba & Balap Liar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Baru-baru ini satu di antara Game Smartphone Android PlayerUnknown’s Battleground (PUBG) yang sedang digandrungi para gamers di seluruh dunia menuai kontroversi.

Santer terdengar kabar Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkaji fatwa terkait game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG).

Kabar tersebut ternyata bukan isapan jempol belaka.

Dikutip dari Kompas.com, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zaitun Rasmin membenarkan bahwa MUI tengah mengkaji usulan masyarakat terkait game PUBG.

Hasil kajian tersebut akan dijadikan pertimbangan untuk fatwa soal game tersebut.

"Kami akan kaji dulu. Masukan dari masyarakat ini sangat penting bagi MUI tentang game," kata Zaitun saat ditemui di Gedung MUI, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Baca: Waktu Bermain Game PUBG Mobile Kini Dibatasi Hanya Enam Jam, Tencent Berikan Penjelasan

Baca: Game PUBG Disebut Mirip Aksi Penembakan 2 Masjid Christchurch, MUI Kaji Keluarkan Fatwa Haram

Game PUBG adalah salah satu permainan virtual yang dimainkan di telepon pintar bertema peperangan. Game ini dimainkan antarpengguna secara dalam jaringan (daring).

Sejumlah unsur masyarakat menilai permainan tersebut ditengarai memicu radikalisme karena mempraktikkan peperangan dan pembunuhan.

Permainan genre battle royale itu menuai kontroversi setelah disebut mirip dengan aksi pelaku penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Zulham
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved