Dunia Games

Kontroversi Game PUBG! Fatwa MUI, Pendapat Psikologi Forensik, Gamers: Daripada Narkoba & Balap Liar

Santer terdengar kabar Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkaji fatwa terkait game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG).

Kontroversi Game PUBG! Fatwa MUI, Pendapat Psikologi Forensik, Gamers: Daripada Narkoba & Balap Liar
NET
Kontroversi Game PUBG! Fatwa MUI, Pendapat Psikologi Forensik, Gamers: Daripada Narkoba & Balap Liar 

Menurut Caherul, game PUBG secara tak langsung telah menjauhkan mereka dari kegiatan-kegiatan negatif.

Seperti balap liar dan narkoba.

"Selain permainan (PUBG) ini juga sebuah hiburan bagi kami," kata Caherul, sebagaimana dikutip TribunSolo.com dari Youtube INews Tv, Sabtu (23/3/2019).

"Dari pada anak-anak muda ke hal negatif seperti narkoba, balapan liar, geng motor."

"Bagus seperti kami, seperti ini, menuangkan waktu luang untuk bermain game bersama teman-teman," pungkas Caherul.

Waktu Bermain Dibatasi 6 Jam Per Hari

Tencent, pengembang PUBG alias PlayerUnknown's Battlegrounds akan membuat fitur khusus.

Rencananya Tencent akan memperkenalkan fitur baru bagi pecandu PUBG agar waktu bermainnya dapat dibatasi.

Setelah fitur ini terpasang, pencandu PUBG hanya bisa bermain dengan durasi waktu tertentu saja.

Dan alat baru ini telah diuji coba di India sejak 21 Maret 2019.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Zulham
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved