Zilingo Jadi Marketplace Terkemuka di Asia, Berhasil Kumpulkan Penghasilan 226 Hingga 308 Juta Dolar
Zilingo, marketplace terkemuka di Asia Tenggara dengan fokus di bidang fesyen dan gaya hidup, berhasil mengumpulkan penghasilann Rp 226 juta dola
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid
Zilingo Jadi Marketplace Terkemuka di Asia, Berhasil Kumpulkan Penghasilan 226 Hingga 308 Juta Dolar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Zilingo, marketplace terkemuka di Asia Tenggara dengan fokus di bidang fesyen dan gaya hidup, berhasil mengumpulkan penghasilann Rp 226 juta dolar Amerika Serikat.
Dalam putaran pendanaan Seri D dari Sequoia Capital, Temasuk, Burda Principal Investments, Sofina, investment fund dari Singapura EDBI, dan investor yang sudah ada, menjadikan total pendanaan yang berhasil dihimpun oleh perusahaan tersebut menjadi Rp 308 juta dolar AS.
Pendiri dan CEO Zilingo, Ankiti BoseZilingo mengatakan akan terus berkomitmen untuk mempercepat pertumbuhan dengan bekerja sama secara erat dengan para mitra dagang Zilingo untuk memanfaatkan teknologi miliknya dan membuka potensi global yang sangat besar, serta peluang bagi penjual dan konsumen di kategori fesyen dan kecantikan.
Baca: Nissan Sematkan Interior Mewah pada Livina Generasi Terbaru
Baca: Buka Rapat Kerja Daerah Program KKBPK Kalbar, Ini Pesan Ria Norsan
Baca: Rumah Mewah Bekar Kantor Advokat di BLKI Terbakar, Kepolisian Masih Selidiki Penyebabnya
Baca: Kapendam: Sport Center Kodam XII Tpr Sarana Interaksi TNI dengan Masyarakat
" Zilingo akan menggunakan dana yang ada untuk berinvestasi dalam infrastruktur dan teknologi yang dibutuhkan untuk mengintegrasikan dan mendigitalkan rantai pasokan fesyen dan kecantikan, serta melakukan ekspansi di beberapa pasar utama, termasuk Filipina, Indonesia, dan Australia pada tahun 2019," ujarnya
Ia yang kini menjadi bagian dari sebuah kelompok eksklusif para perempuan pendiri yang juga pemimpin perusahaan teknologi raksasa di Asia mengatakan, Peran teknologi seharusnya untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif. Dalam industri fesyen, ketidakefisienan rantai pasokan inti menghalangi para penjual skala kecil dan menengah untuk membuka potensi penuh mereka dibandingkan dengan brand besar.
"Kami menciptakan sebuah wadah dengan layanan dan produk terbaik di kelasnya untuk semua penjual terlepas dari besarannya. Kami rasa pendekatan ini dapat mendukung pertumbuhan besar bagi para pemasok di Asia Tenggara. Kami sangat bersyukur atas dukungan berkelanjutan dari para investor kami maupun para investor baru yang memiliki visi dan ambisi yang sama untuk membangun perusahaan fesyen terdepan," ujarnya.