Rampok Money Changer, WNA Asal Rusia Meregang Nyawa Terkena Timah Panas di Bali

Alexei Korotkikh, laki-laki asal Rusia, 6 Mei 1975 yang sehari-hari tinggal di Jalan Pasir Putih Nomor 10 B, Kedonganan, Kuta, Badung, Bali.

Editor: Ishak
zoom-inlihat foto Rampok Money Changer, WNA Asal Rusia Meregang Nyawa Terkena Timah Panas di Bali
NET
Ilustrasi

Rampok Money Changer, WNA Asal Rusia Meregang Nyawa Terkena Timah Panas di Bali

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia tewas tertembak usai menjalankan aksi perampokan di money changer alis tempat penukaran uang di Bali

Bak film action saat terjadi penangkapan pelaku perampokan Money Changer BMC milik PT. Bali Maspintjinra.

Kepolisian tak butuh waktu lama dalam mengungkap pelaku perampokan, yang diketahui adalah warga negara Rusia.

Tiga orang berhasil diringkus, sementara 4 pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Baca: Sampai Mei Nanti, Berikut Jadwal Lengkap Pertandingan Garuda Select di Inggris

Baca: Kualfikasi Euro 2020 Dimulai Hari Ini, Berikut Pembagian Grup-nya

Saat proses penangkapan, satu dari tujuh pelaku ditembak mati di kos kosan dekat kampus Politeknik Udayana Jimbaran, Selasa (19/3) sekitar pukul 13.30 WIA.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan menceritakan kronologi pengungkapan atas kasus tersebut.

Bahkan disebutnya, otak di balik perampokan yang terjadi di PT BMC Money Changer Jalan Pratama 36 XY Kuta Selatan, Badung, Bali, mati ditembak.

Suasana money changer di Tanjung Benoa, Bali usai peristiwa perampokan dinihari tadi, Selasa (19/3/2019).
Suasana money changer di Tanjung Benoa, Bali usai peristiwa perampokan dinihari tadi, Selasa (19/3/2019). (kolTribun Bali/Zaenal Nur Arifin)

Alexei Korotkikh, laki-laki asal Rusia, 6 Mei 1975 yang sehari-hari tinggal di Jalan Pasir Putih Nomor 10 B, Kedonganan, Kuta, Badung, Bali.

Ia yang hendak kabur dengan kendaraan roda dua yang ia sewa, melawan petugas dengan senjata tajam yang dibawa saat mendapatkan penghadangan petugas.

"Dua tersangka (Alexei dan Robert) yang turun dari mobil dan mengarah ke motor untuk kabur."

"Namun saat hendak ditangkap Alexei dan Robert melawan dengan sajamnya," ujar Kapolresta Denpasar.

"Melihat hal tersebut, petugas pun mengambil sikap tegas untuk melumpuhkan tersangka. Yang mengakibatkan tersangka Alexei tewas," lanjut Kambes Pol Ruddi Setiawan.

Baca: Ini Hal Mengasyikkan Dibanding Balapan MotoGP bagi Valentino Rossi

Baca: Tahan Imbang Huddersfield, Berikut Catatan Impresif Hasil Garuda Select di Inggris

Sementara itu belum dipastikan berapa jumlah butir peluru yang bersarang di Alexei Korotkikh.

Kapolresta Denpasar menuturkan, bahwa pihaknya masih melakukan visum kepada jenazah tersangka tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved