Polsek Terentang Sosialisasikan Bahaya Narkoba Pada Pelajar SMP

Polsek Terentang melaksanakan penyuluhan ancaman bahaya narkoba pada pelajar di SMP N 1 Terentang

Polsek Terentang Sosialisasikan Bahaya Narkoba Pada Pelajar SMP
TRIBUNPONTIANAK/David Nurfianto
Polsek Terentang melaksanakan penyuluhan ancaman bahaya narkoba pada pelajar di SMP N 1 Terentang, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (15/3/2019) lalu. 

Polsek Terentang Sosialisasikan Bahaya Narkoba Pada Pelajar SMP

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Polsek Terentang melaksanakan penyuluhan ancaman bahaya narkoba pada pelajar di SMP N 1 Terentang, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (15/3/2019) lalu.

Penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, terus digalakkan oleh Polsek Terentang melalui personil Bhabinkamtibmas di beberapa sekolah, komunitas hingga perkumpulan tingkat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SMP N 1 Terentang, Guru pembimbing, Kapolsek bersama Anggota serta siswa-siswi SMPN 1 Terentang.

Selaku narasumber, Kapolsek Terentang Iptu Sukirman memberikan materi tentang jenis-jenis narkoba, bahaya dan konsekuensi hukum penyalahgunaan narkoba kepada para peserta.

Baca: Prabowo Tuding Kekayaan Elit di Indonesia Hasil Nyolong

Baca: JADWAL Timnas Indonesia U23 di Piala AFC 2019, Huni Grup Neraka Bersama Thailand & Vietnam

Baca: Cuplikan Gol Timnas Indonesia U23 Vs Bali United, Serdadu Tridatu Dibuat Tak Berkutik

Menurutnya peningkatan penyalahgunaan narkoba dan psikotropika di kalangan generasi muda, saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.

"Menyikapi hal itu, pencegahan harus dilakukan mulai sejak usia dini(remaja)," ujarnya.

Kapolsek berharap kepada para generasi muda, khususnya siswa-siswi SMP N 1 Terentang, untuk selalu berhati-hati dalam bergaul.

"Dan tidak mudah terbawa oleh bujuk rayu barang haram yang bernama Narkoba tersebut," terangnya.

Kapolsek Terentang menegaskan, dengan adanya penyuluhan tentang penyalahgunaan narkoba kepada siswa-siswa ini, diharapkan tidak ada lagi pelajar yang mengkonsumsi narkoba.

"Karena bisa berhadapan dengan hukum dan bisa di beri sanksi dari pihak sekolah misalnya dikeluarkan dari sekolah," pungkasnya. 

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved