Pangdam XII Tanjungpura: Jangan Ragu Membantu Kesulitan Rakyat
Pangdam XII Tanjungpura Mayjend TNI Achmad Supriyadi menegaskan kepada Prajurit TNI AD jajaran Kodam XII/Tpr harus berbuat terbaik
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Tri Pandito Wibowo
Pangdam XII Tanjungpura: Jangan Ragu Membantu Kesulitan Rakyat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA- Pangdam XII Tanjungpura Mayjend TNI Achmad Supriyadi menegaskan kepada Prajurit TNI AD jajaran Kodam XII/Tpr harus berbuat terbaik untuk rakyat.
Pernyataan tegas ini disampaikan Pangdam XII/Tpr, Mayjend TNI Achmad Supriyadi pada seluruh prajurit Kodam XII/Tpr saat apel pagi, sebelum pelaksanaan olahraga bersama pada Kamis (14/3/19) di lapangan apel Makodam XII/Tpr tadi pagi.
"Jangan pernah ragu untuk membantu kesulitan rakyat," tegas Pati TNI AD AKABRI 1984 ini
Pangdam XII/Tpr menuturkan sudah kewajiban seorang prajurit TNI untuk selalu dekat dengan rakyat, melindungi dan mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.
"Untuk itu agar prajurit Kodam XII/Tpr dalam setiap membantu masyarakat selalu meniatkan sebagai ibadah. Sehingga timbul keikhlasan dalam diri prajurit " kata mantan Danrem 074/Warastratama.
Baca: Muda Mahendrawan Keluarkan Kebijakan Pagu Indikatif Kecamatan
Baca: Cari Perlengkapan Sanitary Merek Padova, Studio Bangunan Tawarkan Diskon Hingga 30 Persen
Baca: Jelang Pemilu 2019, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri Paparkan Tiga Strategi Cooling System
Selain itu jenderal TNI AD bintang dua ini juga mengajak kepada seluruh prajurit untuk memiliki rasa cinta dan bangga pada satuan. Dengan ini prajurit akan merasa memiliki satuan sehingga prajurit akan selalu berbuat terbaik untuk satuannya.
Namun ia tak segan-segan mengingatkan dengan tegas kembali tentang Netralitas TNI dalam Pemilu 2019 yang tidak lama lagi akan digelar. TNI berkomitmen bersikap netral sesuai amanah undang-undang. Kepada prajurit dan PNS Kodam XII/Tpr agar tidak mencederai komitmen TNI tersebut.
"Saya ingatkan pada prajuritnya, agar bijak dalam menggunakannya, dengan tidak memposting hal-hal yang dapat merusak citra TNI. Selain itu juga agar tidak mudah percaya dan terpancing dengan upaya provokasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang menginginkan perpecahan dalam tubuh TNI,"katannya
Dikatakannya lagi," Jangan mudah terpancing dengan isu-isu provokatif yang dapat memecah belah soliditas TNI," pungkasnya.