Pilpres 2019

Sutarmidji Ajak Warga Pilih Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Masalah nanti 2023 tidak mau pilih saya lagi, ya tidak apa-apa. Di tes saja. Saya sih biasa saja. Jangan cengeng

Sutarmidji Ajak Warga Pilih Jokowi-KH Ma'ruf Amin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-KH Ma'ruf Amin Kalimantan Barat, Sutarmidji ketika menghadiri Istighosah Akbar dan Haul K.H. Abdullah Salam (Kajen-Pati) Menuju Indonesia Maju Bersama Jokowi Maruf Amin di Pondok Pesantren Nurul Furqon, Jalan Parit Husin, Desa Punggur Kecil, Minggu (10/3/2019). 

Sutarmidji Ajak Warga Pilih Jokowi-KH Ma'ruf Amin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-KH Ma'ruf Amin Kalimantan Barat Sutarmidji mengajak masyarakat Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya untuk memilih pasangan calon presiden/wakil presiden nomor urut 01 pada Pilpres 2019 mendatang.

Ajakan disampaikan Sutarmidji yang juga merupakan Gubernur Kalbar ini ketika menghadiri Istighosah Akbar dan Haul K.H. Abdullah Salam (Kajen-Pati) Menuju Indonesia Maju Bersama Jokowi Maruf Amin di Pondok Pesantren Nurul Furqon, Jalan Parit Husin, Desa Punggur Kecil, Minggu (10/3/2019).

Ajakan Wali Kota Pontianak dua periode ini untuk memilih paslon nomor urut 01 bukannya tanpa sebab. 

Baca: PC GP Ansor Singkawang Harap Penyelenggara Pemilu Junjung Asas Kepemiluan

Baca: Komitmen Golkar Menangkan Jokowi, Pengamat : Harus Bisa Intervensi Kader

Bang Midji, sapaan akrabnya, beralasan bahwa dirinya sangat mengenal sosok Jokowi lantaran keduanya sempat sama-sama menjabat sebagai wali kota di daerah masing-masing. 

“Saya tahu persis siapa Jokowi karena saya sama-sama wali kota dengan dia. Dia dua periode, saya juga dua periode dan kita sering komunikasi,” ucap Sutarmidji, sesuai dengan rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id, Minggu (10/3/2019)

Di hadapan ratusan warga, Sutarmidji juga menjelaskan bahwa dirinya mengetahui secara persis bahwa berita-berita yang isinya memojokkan Jokowi saat ini merupakan berita yang tidak sepenuhnya benar. 

Sebagai contoh, lanjut Midji, adanya dugaan yang menyatakan Jokowi akan melarang dikumandangkannya azan ketika nantinya kembali menjabat sebagai Presiden RI. 

“Saya tahu persis sehingga berita-berita yang memojokkan itu, saya tahu kalau itu pasti tidak benar. Misalnya laki-laki kawin sesama laki-laki, perempuan kawin sesama perempuan, bahkan larangan azan. Kalau memang ada larangan azan, datangi saya. Biar saya yang perintahkan untuk azan sekuat-kuatnya,” jelasnya. 

Baca: Cegah Data Ganda, PPK Sekadau Hilir Gelar Rapat Pleno Terbuka

Baca: KPU Berikan Bimtek PPK dan PPS se-Kota Singkawang

Midji bahkan menyebut kalau berita semacam itu merupakan fitnah terhadap paslon yang diusung oleh Koalisi Indonesia Kerja tersebut.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved