Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak Usung Konsep Serba Digital
Mereka yang hafidz Al-quran untuk dididik lisannya, adabnya dan dekat dengan pesantren serta agamanya
Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak Usung Konsep Serba Digital
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Faklutas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak akan mengusung konsep digital fakultas, diseluruh pelayanan mulai dari ujian, tugas dan lainnya menggunakan digitaly pelayanannya.
"Sejak percontohan kemarin tidak ada lagi sistem yang offline,tetapi sudah berbasis online dan dosen juga sudah diberikan edukasi dalam hal ini,"terang Ketua Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak, Fachrurazi usai membuka acara Doa Bersama Dalam Rangka Memulai Perkuliahan Baru Semester Genap tahun 2018/2019 dan juga Pelantikan pengurus SEMA, DEMA, HMPS, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak, Senin ( 4/3/2019).
Baca: Sutarmidji Tegaskan Dirinya Timses Jokowi-Maruf Amin, Mau Marah Sampai Tekak Keringpun Silakan
Baca: Prediksi Real Madrid Vs Ajax di Liga Champions, Head to Head dan Link Live Streaming
"Kemudian target kami kedepan seluruh mahasiswa akan kita bentuk klabing-klabing dalam meningkatkan potensi mereka. Kami persilahkan mereka untuk berkreasi mengembangkan jati diri mereka tentunya dalam koridor syariah, pengembangan bisnis , entrepreneur, kemampuan keberwirausahaan," tambah Fachrurazi .
Menciptakan lapangan kerja adalah target dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam kedepan.
Sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi alumni yang cumlaude secara nilai ilmu pengetahuan yang tinggi, tetapi juga bermanfaat untuk masyrakat, menjadi kebanggaan agama dan orang tua.
Setidaknya mereka siap untuk menjadi benteng rakyat Indonesia, dan tidak hanya menjadi beban negara Indonesia saja.
"Saat ini banyak angkatan kerja di lingkungan mereka, namun sedikit dari mereka yang memiliki tempat kerja. Artinya Indonesia ini terlalu banyak diusia angkatan kerja mereka sehingga gemuk ditengah," ujarnya.
Tantangan bagi FEBI IAIN Pontianak ssndiri adalah meningkatkan bagaimana dosen dapat berimpropisasi dalam reseach.
Kemudian menjadikan binaan mereka yakni mahasiswa dapat berkarya memiliki jati diri dan mereka mampu untuk survival dan di masyarakat.
"Target kedepan mereka lulus mereka sudah bisa kerja bagi yang mau kerja , berusaha dan memiliki usaha bagi yang ingin buka usaha, setidaknya mereka dapat menyampaikan bahwa inilah saya, bukan ini orang tua saya," ujar Fachrurazi.
Oleh sebab itu Sunah Rasullulah dan Sunatullah di tegakkan di FEBI untuk kemudian dalam keseharian ada bilingual language yaitu ada bahasa Inggris dan Arab.
Untuk kemudian Ketua FEBI, Fachrurazi akan menitipkan mulai tahun ini untuk praktek Kiroah dan ibadah mahasiswa.
"Mereka yang hafidz Al-quran untuk dididik lisannya, adabnya dan dekat dengan pesantren serta agamanya," ujarnya.
Hari sabtu dan minggu dalam satu bulan mahasiswa akan titipkan dan dimulai dari tahun 2019 untuk Soan kepada guru dan ustadnya.