Cap Go Meh

Momen Cap Go Meh, Tingkat Hunian Hotel Aston Capai 80 Persen

banyak pemesanan melalui Travel dan aplikasi dari luar daerah seperti Jakarta dan ada yang dari Mancanegara.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MAUDI ASRI GITA UTAMI
Suasana Hotel Aston Pontianak, Selasa (12/2/2019) pagi hari. 

Momen Cap Go Meh, Tingkat Hunian Hotel Aston  Capai 80 Persen

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Memasuki minggu kedua menjelang momen Cap Go Meh, Kota Pontianak akan adakan gelar festival yang dimulai tanggal 14 Februari hingga 20 Februari.

Public Relation Manager Aston Pontianak, Arifin mengatakan tingkat hunian di hotel Aston masih berkisar 80 persen hingga saat ini.

"Sampai sejauh ini, mengingat Minggu depan adalah momen cap go meh tingkat pemesanan atau bookingan kita itu sudah terisi 80 persen dari target kita 100 persen," ujarnya, Selasa (12/2/2019).

Ia mengatakan, banyak pemesanan melalui Travel dan aplikasi dari luar daerah seperti Jakarta dan ada yang dari Mancanegara.

Baca: VIDEO: Pelantikan Pengurus DAD dan FPD Kecamatan Sepauk Periode 2018-2023

Baca: Prediksi Skor AS Roma vs FC Porto di Liga Champions, Tim Tamu Mendominasi

"Untuk yang travel kita adakan spesial rate bagi travel, karena mereka memang sudah memesan dari jauh hari dan dipastikan akan ada pelayanan terbaik yang Aston Pontianak lakukan bagi tamu yang menginap," paparnya.

Arifin mengatakan, dari empat jenis type kamar pemesanan paling kamar yang paling besar tetap di Superior lanjut dengan Deluxe dan Executive.

"Sejauh ini belum pernah ada yang mengcancel pemesanan kamar, walaupun kita tahu harga tiket masih tinggi, dan kita terus meng-up bagi pemesan dengan tawaran yang menarik, apalagi di momen cap go meh yang memang ditunggu-tunggu," ujarnya.

Untuk harga kamar, Arifin mengatakan kisaran harga di Aston Pontianak berkisar Rp 500 ribu yang standar hingga Rp 2,5 juta untuk yang Family Suite di momen cap go meh.

"Kita ada 155 kamar, untuk tahun ini momen cap go meh memang menurun dari tahun lalu. Menurut saya karena harga tiket pesawat tadi yang masih mahal," pungkas Arifin.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved