BKKBN Sosialisasikan Program KKBPK Melalui Kesenian Wayang Kulit

Pagelaran kesenian wayang kulit yang menampilkan dalang Ki Agus Krishantoro dan Ki Ilham Listiantoro dari Klaten Jawa Tengah

BKKBN Sosialisasikan Program KKBPK Melalui Kesenian Wayang Kulit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
BKKBN menggelar pertunjukan kesenian wayang kulit dengan lakon atau judul “Pendawa Boyong Sang Utari” di Rumah Radank 

BKKBN Sosialisasikan Program KKBPK Melalui Kesenian Wayang Kulit

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar pertunjukan kesenian wayang kulit dengan lakon atau judul “Pendawa Boyong Sang Utari” di Rumah Radank Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Sabtu (9/2).

Pagelaran kesenian wayang kulit yang menampilkan dalang Ki Agus Krishantoro dan Ki Ilham Listiantoro dari Klaten Jawa Tengah ini mengangkat tema “Dengan semangat gotong royong, Pendawa melestarikan seni dan budaya jawa di Kalimantan Barat”.

Turut hadir diacara wayang kulit yaitu Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kalbar Kusmana, Direktur Advokasi, Komunikasi Informasi, Edukasi BKKBN Sugiono, Direktur Bina Hubungan Antar Lembaga BKKBN Ari Goedadi.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Kusmana dalam keterangan persnya mengatakan, tema kegiatan dan judul pegelaran wayang kulit ini sengaja diangkat, untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong masyarakat dalam membangun bangsa dan negara.

Baca: Sempat Jadi Rival, Gus Ipul Beri Kejutan untuk Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah

Baca: Ini Alasan KPU Coret Mandala Shoji dari DCT DPR Pemilu 2019

Baca: Prediksi MU Vs PSG: Leg 1 Babak 16 Besar Liga Champion, Kabar Baik Di Saat Cedera Neymar & Cavani

Baca: Pelaku Pengedar Uang Palsu Mampu Kredit Mobil

Hal ini selaras dengan program KKBPK dalam membangun komitment program ketahanan keluarga.

Program ketahanan keluarga yang berisi 8 fungsi keluarga, 2 anak cukup, salam GenRe dan keluarga berkualitas, tersirat dalam lakon wayang kulit tersebut.

Dijelasakan Pendawa Boyong Sri Utari bermakna bahwa keluarga Pandawa, merupakan tokoh berkarakter baik.

Pemimpin yang bijaksana, mendahulukan kepentingan masyarakat, yang berani berkorban untuk mensejahterakan masyarakat yang dibangun dari keluarga-keluarga yang berketahanan, yang senantiasa berjuang membangun negaranya melalui penguatan karakter keluarga dalam kisah mahabarata.

Kusmana mengatakan berbagai strategi pembangunan ketahanan keluarga telah dilakukan oleh BKKBN Perwakilan Kalbar, baik melalui pembangunan kemitraan, sinergisitas program di Kampung KB yang melibatkan lintas sektor yang memiliki program ke desa-desa, advokasi dan KIE serta berbagai pelatihan dan pengembangan.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved