Kelompok Tani Baru Bersama Berharap Bantuan Alsintan dan JUT
kelompok tani minim pembangunan infrastruktur, Kedepan berharap jalan menuju ke sawah dibuat. Selain itu kami berharap diberikan alat perontok padi
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Tri Pandito Wibowo
Kelompok Tani Baru Bersama Berharap Bantuan Alsintan dan JUT
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Ketua Kelompok Tani Baru Bersama, Dusun Selintah Desa Rawak Hulu Kecamatan Sekadau Hulu, Alamsyah, berteima kasih kepada pihak pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi yang telah hadir pada panen padi perdan di wilayahnya.
Namun, ia juga menyampaikan beberapa kendala yang masih ia alami bersama kelompok taninya tersebut. Terutama adalah akses menuju ke lokasi. Dimana, para petani sangat membutuhkan jalan usaha tani (JUT).
"Keadaan kelompok tani minim pembangunan infrastruktur. Kedepan berharap jalan menuju ke sawah dibuat. Selain itu kami berharap diberikan alat perontok padi. Saat ini hanya ada satu bantuan alat pertanian yang bersumber dari dana desa dan diserahkan oleh pemerintah desa," ujarnya, Senin (4/2).
Baca: Kadis Pertanian Kalbar: Sekadau Mengalami Peningkatan Panen Padi
Baca: Bupati Rupinus Hadiri Panen Raya di Selintah
Baca: Hadiri Panen Raya Padi di Tebas, Sutarmidji Minta Gapoktan Saingi Bulog
Baca: Hadiri Panen Raya Padi dan Jeruk, Atbah: Ke Depan Harga itu harus Ditentukan Oleh Petani
Ia mengatakan, kelompok tani miliknya membawahi sebanyak 15 kelompok tani lainnya. Untuk itu, ia sangat berharap, pemerintah juga dapat memberikan bantuan lainnya berupa alat pertanian seperti alat perontok oadi, dan juga hand traktor.
"Karena beberapa alat pertanian itu sangat kami perlukan demi terus meningkatkan produksi panen. Semoga kedepannya desa kami sendiri dapat memproduksi padi sendiri dan akan lebih baik lagi apabila bisa dijual ke luar daerah," harapnya.
Kelompok taninya juga menargetkan untuk dapat panen 3 kali dalam setahun. Dan hal tersebut tenru akan dilakukan secara bertahap, dan bisa didukung dengan fasilitas yang memadai.