Cap Go Meh

Pembukaan Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2019 di Singkawang, Ini Rangkaian Kegiatannya

Bersamaan dengan loku tadi akan disingkaplah sepasang replika Singa yang ditutup dengan kain merah dan pesta kembang api

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINOKRISTO SEBASTIANUS MELANO
Panitia sedang melakukan gladi bersih tarian pembukaan perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2019 Kota Singkawang di Stadion Kridasana, Jalan Kridasana, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Jumat (1/2/2019). Pembukaan dilangsungkan malam ini, Minggu (3/2/2019) pukul 19.00 WIB.  

Pembukaan Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2019 di Singkawang, Ini Rangkaian Kegiatannya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2019 Kota Singkawang akan dibuka malam ini di Stadion Kridasana, Jalan Kridasana, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Minggu (3/2/2019) pukul 19.00 wib.

Panitia akan menampilkan penyambutan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dan beberapa pejabat utama dengan penampilan barongsai.

"Kemudian Putri Pariwisata Kota Singkawang akan memberikan pengalungan syal khusus dari panitia," kata Koordinator Divisi Acara, Rafael Gunawan, Minggu (3/2/2019).

Para tamu akan diantar hingga ke tempat duduk penghormatan. Tarian kreasi NKRI dari Sanggar Simpur akan disajikan dalam pembukaan.

Baca: Korban Pencabulan Sempat Hilang Dari Rumah, Ini Penjelasan Polisi

Baca: Polsek Kelam Permai Lakukan Pengamanan Jalur Lalu-lintas di Lokasi Kunjungan Kerja Kapolres Sintang

Kemudian dilanjutkan kegiatan protokoler dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilakukan oleh paduan suara STIE Mulia, didampingi 17 penatua paguyuban multi etnis di Kota Singkawang.

Selanjutnya masuk acara ceremony pembukaan mulai dari sambutan panitia, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie dan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji sekaligus membuka perayaaan dengan memukul loku (gendang).

"Bersamaan dengan loku tadi akan disingkaplah sepasang replika Singa yang ditutup dengan kain merah dan pesta kembang api," tuturnya.

Usia pembukaan Gubernur Kalbar beserta tamu pejabat lainnya diantar ke rumah adat suku Hakka yang disebut Tulou untuk meninjau dan konferensi press di sana.

Panitia mengundang Gubernur Kalbar Barat, Pangdam, Kapolda Kalbar beserta bupati dan wali kota se-Kalbar.

Akan ada expo produk UMKM dan jasa di sini. Panitia juga menyiapkan beragam kegiatan pentas seni dan budaya.

Pengunjung juga akan disajikan sepasang Replika Singa Setinggi 8,8 meter, rumah adat suku Hakka yang disebut Tulou, lampion besar dan lainnya.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 18 hari mulai pembukaan pada 3 Februari hingga penutupan pada 20 Februari 2019 di Stadion Kridasana.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved