Pernah Raih Juara Sekolah Sehat Tingkat Nasional, SMAN 1 Pontianak Berbagi Tips

Saat itu ada tim penilaian khusus yang datang kesekolah yaitu tim penilai dari kota, provinsi dan nasional yang langsung hadir kesekolah.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISHAK
Waka Kesiswaan SMAN 1 Pontianak, Rahmad Frasjoyo Pandi, saat berikan kata sambutan di event School Got Talent 2018, Jumat (17/08/2018). 

Pernah Raih Juara Sekolah Sehat Tingkat Nasional, SMAN 1 Pontianak Berbagi Tips

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- SMA Negeri 1 Pontianak pernah meraih juara tiga sekolah sehat nasional pada tahun 2017.

SMA Negeri 1 Pontianak atau dikenal dengan Smansa terletak di Jl. Gusti Johan Idrus, Akcaya, Pontianak Selatan, Kota Pontianak.

Saat ditemui salah satu guru yang menjabat sebagai Waka Kesiswaan Rahmad Frasjoyo Pandi,S.Pd. mengatakan bahwa Smansa pernah meraih prestasi sebagai sekolah sehat peringkat ketiga Nasional dan sekarang menjadi sekolah percontohan bagi sekolah lain, selasa (29/1/2019).

Baca: Gedung Parkir Akan Dikelola Dishub dengan Pembentukan UPT

Baca: Asian Waterbird Census 2019, BSYOK Lakukan Pengamatan Burung di Air Hitam

Baca: Agar Fokus, Herman Hofi Sarankan Pengelolan Parkir Dikelola UPT

Wajar sekali apabila Smansa bisa mendapatkan prestasi sekolah sehat, saat masuk saja sekolah tampak tertata rapi, dan halaman yang bersih serta terdapat taman didepan sekolahnya, dan disetiap kelas terdapat wastafel.

Jadi udara disekolah masih sangat terasa segar.

Saat mengikuti penilaian untuk sekolah sehat ada dua yang dinilai yaitu dari sarana dan siswa.

Dulu awalnya kompetesi di tingkat kecamatan, tingkat provinsi dan lanjut ke nasional.

"Jadi rangkaian nya panjang hampir satu tahun," ucap Rahmad.

Saat itu ada tim penilaian khusus yang datang kesekolah yaitu tim penilai dari kota, provinsi dan nasional yang langsung hadir kesekolah.

"Penilaian dari sarana seperti kenersihan,fasilitas disekolah dan untuk siswanya dinilai dari kebiasaan siswa dilingkungan sekolah untuk menjaga kebersihan," ujar Rahmad.

Misalnya penggunaan wastafel di setiap kelas untuk menjaga kebersihan anak untuk selalu mencuci tangan sebelum makan juga masuk dalam kategori penilaian.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved