Berita Video
Pendapat Instruktur 119 di Simulasi Penanganan Bencana oleh Mahasiswa Kebidanan Poltekkes Pontianak
Fungsi bidan itu luas tidak hanya melayani persalinan dan pelayanan KB. Tapi bisaj uga menangani kecelakaan dalam situasi gawat darurat.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Dhita Mutiasari
Pendapat Instruktur 119 di Simulasi Penanganan Bencana oleh Mahasiswa Kebidanan Poltekkes Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Ketua Instruktur 119 Nani Hendriani, S.Si.T.,M.Kep. mengatakan simulasi yang dilakukan oleh Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak untuk mengaplikasikan teori yang telah didapatkan dikampus, minggu (27/1/2019).
Dengan dilakukan kegiatan simulasi memberikan gambaran sehingga para bidan nantinya saat praktek dimasing- masing daerah atau klinik bisa mengetehui tindakan apa yang harus dilakukan pertama kali dalam menangani kecelakan dalam kondisi gawat darurat.
Baca: Konsep Simulasi Penanggulangan Bencana Oleh Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak
Baca: Edukasi dan Simulasi Penanggulangan Bencana, Bidan Juga Harus Siap Siaga
Baca: Melalui Simulasi, Mahasiswa Diharapkan Dapat Melakukan Penanganan Gawat Darurat
"Alhamdulillah simulasi yang dilakukan sudah sesuai dengan apa yang di berikan di kampus, " ujar Nani
Fungsi bidan itu luas tidak hanya melayani persalinan dan pelayanan KB. Tapi bisaj uga menangani kecelakaan dalam situasi gawat darurat.
Instruktur 119 yang ada dilapangan Eko Perianto dan Amir Wibianto menambahkan bahwa simulasi dan pelatihan ini perlu dilakukan untuk membekali bidan dalam penanganan bencana dan kecelakaan.