HUT Ke-62 Pemprov Kalbar, Midji Sebut Momentum Percepatan Pembangunan Kalbar

Sutarmidji menimpali belum lama ini dirinya berkunjung ke beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Gubernur Kalbar H Sutarmidji dan istri, Lismaryani Sutarmidji senam bersama unsur Pemprov Kalbar, Forkompinda dan masyarakat di halaman Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Kota Pontianak, Minggu (27/1/2019). 

HUT Ke-62 Pemprov Kalbar, Midji Sebut Momentum Percepatan Pembangunan Kalbar  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menegaskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-62 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menjadi momentum lakukan percepatan pembangunan khususnya di wilayah perhuluan Kalbar.

Sutarmidji menimpali belum lama ini dirinya berkunjung ke beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang.

Baca: BREAKING NEWS - Pelaku Jambret Beraksi di Jalan Tanjung Raya, Pepet Motor Korban

Baca: Midji-Norsan Olahraga Bersama Masyarakat HUT Ke-62 Pemprov Kalbar, Ini Komitmen Midji

Baca: Gubernur Sutarmidji Tunggu Sumbangsih Pemikiran ICMI Sintang untuk Kemajuan Daerah

“Saya kemarin baru dari Kapuas Hulu dan Sintang melihat infrastruktur di sana. Itu masih perlu penanganan cepat. Itu sudah kita tangani,” ungkapnya saat diwawancarai awak media usai rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-62 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat Tahun 2019 di Halaman Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Kota Pontianak, Minggu (27/1/2019).

Pemerintah Pusat, kata dia, mengarahkan langsung beberapa kegiatan pembangunan ke wilayah perbatasan.

Di Kabupaten Kapuas Hulu misalnya, Midji langsung meresmikan Rumah Sakit Umum Pratama di Kecamatan Semitau.

“Saya meresmikan Rumah Sakit perbatasan di Semitau. Kondisinya cukup bagus. Itu bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan,” katanya.

Midji optimis infrastruktur di wilayah Kalbar semakin baik dalam waktu dua sampai tiga tahun ke depan.

Selain infrastruktur, ia menegaskan implementasi program pendidikan 12 tahun gratis.

Program itu sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar Tahun Anggaran 2019. Pelaksanaan program itu pada tahun ajaran baru tepatnya Juli 2019.

“Pemerintah Pusat mengapresiasi kita. Tahun depan, kita pastikan akan lebih banyak lagi wajib belajar 12 tahun gratis. Itu program Pemerintah Provinsi yang sudah linier dengan program Pemerintah Pusat yakni fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Ini juga bisa dilihat dari dana pendidikan dan kesehatan yang mendominasi dalam APBD Kalbar,” tandasnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved