BPJS Kesehatan Keluarkan Peraturan Baru, Atur Kenaikan Kelas Rawat Inap!

BPJS Kesehatan Keluarkan Peraturan Baru, Atur Kenaikan Kelas Rawat Inap! Kementerian Kesehatan (Kemkes)...

BPJS Kesehatan Keluarkan Peraturan Baru, Atur Kenaikan Kelas Rawat Inap!
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
BPJS Kesehatan Keluarkan Peraturan Baru, Atur Kenaikan Kelas Rawat Inap! 

BPJS Kesehatan Keluarkan Peraturan Baru, Atur Kenaikan Kelas Rawat Inap! 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - BPJS Kesehatan Keluarkan peraturan Baru, Atur Kenaikan Kelas Rawat Inap! 

Kementerian Kesehatan (Kemkes) kembali mengeluarkan regulasi perihal aturan baru terhadap kepesertaan BPJS Kesehatan.

Baca: Jangan Kaget Kalau Nanti Peserta BPJS Kesehatan Tak Lagi 100 Persen Gratis saat Berobat

Baca: BPJS Kesehatan Jelaskan Aturan Main Urun Biaya dan Selisih Biaya JKN-KIS

Baca: Ditolak RSUD Karena Tidak Bisa Gunakan Rekomendasi Dinas Sosial dan BPJS, Warga Lapor Ke DPRD

Kemkes telah menerbitkan regulasi nomor 51 tahun 2018 soal ketentuan urun biaya dan selisih biaya program JKN-KIS yang diundangkan sejak 17 Desember 2018.

Beleid ini mengatur kenaikan kelas rawat inap peserta hanya bisa satu tingkat.

Sanksi Bagi Warga Belum Daftar BPJS Kesehatan: Ada Aturan Baru Soal Sanksi Peserta Menunggak
(Instagram BPJS Kesehatan)

Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma'ruf memaparkan, bagi peserta yang hendak meningkatkan kelas perawatan yang lebih tinggi dari haknya, termasuk rawat jalan eksekutif dalam permenkes tersebut tidak melarang peningkatan hak kelas rawat di rumah sakit.

Meski demikian, ada konsekuensi pembayaran selisih biaya yang harus ditanggung oleh peserta JKN-KIS yang bersangkutan.

Melansir dari KONTAN, "Peningkatan kelas perawatan tersebut hanya dapat dilakukan satu tingkat lebih tinggi dari kelas yang menjadi hak kelas peserta. Pembayaran selisih biayanya dapat dilakukan secara mandiri oleh peserta, pemberi kerja, atau melalui asuransi kesehatan tambahan," terang Iqbal di Kantornya, Jumat (18/1).

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan, untuk peningkatan kelas rawat inap dari kelas 3 ke kelas 2 dan dari kelas 2 ke kelas 1, maka peserta harus membayar selisih biaya antara tarif INA CBG’s antar kelas.

Sementara untuk peningkatan kelas rawat inap dari kelas 1 ke kelas di atasnya, seperti VIP, maka peserta harus membayar selisih biaya paling banyak 75% dari tarif INA CBG’s kelas 1.

Baca: Minum Air Kelapa Rutin di Waktu Ini, Tubuh Anda akan Rasakan Hal Menakjubkan!

Baca: Negara Indonesia Masuk Peringkat ke-4 Dunia Sebagai Negara Instagrammable

Baca: Raffi Ahmad Ternganga Lihat 9 Mobil Mewah di Garasi Rumah Sule, Paling Mahal Rp 2,8 Miliar!

Baca: Shannon Clifton Diperkosa Ayahnya 4 Kali Sehari Selama 8 Tahun, Alami Keguguran Beberapa Kali

Halaman
12
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved