3 Komoditas Sembako Naik, Kapolres: Sanksi Tegas Bagi Pedagang Nakal
Pihaknya akan menelusuri penyebab kenaikan tersebut, apakah karena stok tidak ada atau ada faktor lain
3 Komoditas Sembako Naik, Kapolres: Sanksi Tegas Bagi Pedagang Nakal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso mengatakan menjelang perayaan imlek dan cap ngo meh tahun 2019, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat masih relatif stabil.
Namun, Ia mengakui harga telur ayam, ayam potong, dan bawang merah ini mengalami sedikit kenaikan.
"Kenaikan ini karena stok yang kurang didaerah, sehingga pedagang memasok dari luar. Namun jika memang nantinya ditemukan pedangan yang sengaja menimbun, kami akan tetap berikan sanksi," ujar AKBP Didik Dwi Santoso, Rabu (23/1/2019).
Baca: Promo Spesial Optipro Bagi Pelanggan dan Pengguna Kartu TFC Premium
Baca: Hendri: Kenaikan Harga Komuditas Dipengaruhi Minimnya Ketersediannya di Daerah
Baca: Jelang Imlek Harga 3 Komoditas Sembako Naik, Ayam Potong Rp 45 Ribu Per Kilo
Didik menjelaskan pihaknya akan terus memantau terkait harga kebutuhan pokok, jika memang ada kenaikan.
Pihaknya akan menelusuri penyebab kenaikan tersebut, apakah karena stok tidak ada atau ada faktor lain.
"Jika memang karena stok tida ada, kita akan telusuri ke distributor kenapa bisa tidak ada stoknya. Apakah ini karena keterlambatan distribusi, atau memang sudah didistribusikan tapi disembunyikan," ungkap AKBP Didik Dwi Santoso
Terkait harga ayam, Didik menuturkan pihaknya sempat bertemu dengan dinas peternakan. Dimana kenaikan harga ayam ini, dipengaruhi oleh harga pakan ayam dan juga harga bibit.
"Ini membuat peternak ayam di sini berkurang, akibatnya stok ayam berkurang. Sehingga pedagang mengambil ayam dari luar, dan menyebabkan sedikit kenaikan harga," pungkas r AKBP Didik Dwi Santoso.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wawancara-akbp-didik-dwi-santoso.jpg)