Kronologi Kasus Dua Pemuda Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pelaku Ikat Korban di KIU

Peristiwa itu terjadi di sebuah bendungan kecil (KIU) yang terletak di satu dusun di Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur. Pada hari Minggu

zoom-inlihat foto Kronologi Kasus Dua Pemuda Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pelaku Ikat Korban di KIU
ISTIMEWA
Ilustrasi

Kronologi Kasus Dua Pemuda Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pelaku Ikat Korban di KIU

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolsek Selakau Iptu Sugiyono menceritakan kasus pencabulan dengan terduga pelaku dua orang pemuda terhadap korbannya gadis dibawah umur.

Dikatakannya, kasus tersebut dilaporkan ke pihaknya oleh orang tua korban.

Sugiyono membeberkan peristiwa tersebut terjadi di satu bendungan kecil (KIU) yang terletak di satu dusun di Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur.

"Peristiwa itu terjadi di sebuah bendungan kecil (KIU) yang terletak di satu dusun di Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur. Pada hari Minggu tanggal 13 Januari 2019 sekitar pukul 21.00 Wib," ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS: Kapal Motor Bawa 24 Penumpang di Kapuas Hulu Karam, 12 Penumpang Hilang

Baca: Mengapa Situs Bersejarah Perlu Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya?

Baca: Kongres di Bali, Edy Rahmayadi Sampaikan Mundur Sebagai Ketum PSSI

Baca: Temui Ketua DAD, Kapolsek Kuala Behe Sampaikan Ini

Peristiwa tersebut baru dilaporkan kepada pihaknya di kepolisian pada Kamis 17 Januari 2019 pukul 15.00 Wib

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada saat korban dan seorang temannya mau pulang ke rumahnya.

Keduanya melintasi jalan setapak dengan menggunakan sepeda motor.

Mendadak sepeda motor korban dicegat oleh kedua pelaku yaitu SR (17) dan BM (20).

Dua pemuda tersebut kemudian mendatangi korbannya.

Kemudian kunci sepeda motornya diambil oleh kedua terlapor dan terlapor mengajak untuk menonton band di Desa Sungai Daun.

Ajakan kedua terlapor tersebut ditolak oleh korban dan temannya.

Tidak habis akal, kemudian kedua terlapor mengajak korban dan temannya untuk makan bakso di Bentunai.

Sontak, ajakan tersebut diiyakan oleh korban dan temannya.

Baca: Era Revolusi Industri 4.00, UPT Humas IKIP PGRI Pontianak Ajak Dosen Harus Update Informasi

Baca: Gantikan Idang, Aswat Jabat Kepala KUA Mandor

Baca: Muhamad Tuwok Sebut Tilawatil dengan Sistem Audisi Pertama Kali di Kalbar

Baca: Hadiri Konsilidasi Caleg PKB Se-Kalbar, Ini Janji Sutarmidji ke Partai Pengusungnya

Akan tetapi korban tidak ikut makan bakso dan hanya temannya yang ikut makan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved