Dinas Sosial dan Tagana Kalbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sanggau

Akibat banjir bandang itu, mengakibatkan Jembatan Lintang Pelaman yang memiliki lebar 3 meter dan panjang 40 meter rusak

Dinas Sosial dan Tagana Kalbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sanggau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Jajaran Dinsos Sanggau dan Tagana Kalbar saat menyalurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Sanggau. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Sosial bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kalimatan Barat dan Dinas Sosial Kabupaten Sanggau menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir bandang yang ada di Desa Lintang Pelaman, Kabupaten Sanggau.

Diketahui, banjir bandang yang terjadi di Desa Lintang Pelaman tersebut terjadi pada Senin 7 Januari hingg Selasa 8 Januari kemarin, dimana banjir bandang tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa jembatan dan mengharuskan sejumlah masyarakat untuk mengungsi.

Baca: Dukung Program Desa Mandiri, Ini Yang Dilakukan Kapolsek Menjalin

Baca: 198 Peserta CPNS Kapuas Hulu Ikuti Pengarahan Pemerkasan

"Banjir Bandang di Desa Lintang Pelaman ini terjadi pada hari Senin dan Selasa kemarin. Akibat banjir bandang itu, mengakibatkan Jembatan Lintang Pelaman yang memiliki lebar 3 meter dan panjang 40 meter rusak," kata Kabid Linjamsos, Dinsos Kalbar, Hendro Dwi Wicaksono di Pontianak, Jumat, (11/01/2019) sesuai rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id

Banjir itu juga merusak jembatan di Kilometer 9 desa itu, selain itu, ada 72 rumah yang terendam banjir dan mengalami kerusakan. Masyarakat juga banyak yang kehilangan hewan ternak mereka, serta lahan pertanian juga banyak yang terendam banjir.
    
"Memang tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, banyak masyarakat yang mengalami kerugian akibat harta benda mereka, hewan ternak dan pertanian yang rusak," tuturnya.

Baca: Badan Pemenangan Pilpres Bakal ke Kalbar, Faisal Riza: Bawaslu Lakukan Pengawasan Melekat

Baca: Desa Kayu Tanam Rapat Pembentukan Desa Mandiri

    
Ditempat yang sama, Ketua Tagana Kalbar, Kamal mengatakan, Dinsos dan Tagana Kalbar bersinergi dengan Dinsos Sanggau untuk memberikan bantuan kepada para korban banjir.
    
"Adapun bantuan yang kita berikan di Sanggau antara lain, 5 ton beras  serta kit ware, family kit, terpal dan matras untuk bantuan di kecamatan Meliau. Bantian ini di serahkan oleh Dinsos Provinsi dan terima langsung oleh Camat Meliau, serta disaksikan Danramil, Kapolsek Kecamatan Meliau serta  Ketua Forum Tagana Provinsi dan Tagana Sanggau," kata Kamal.
    
Dia mengatakan, Tagana Kalimantan Barat akan terus melakukan pantauan terkait potensi banjir akibat hujan dan air pasang di sejumlah wilayah Kalbar.
    
Terkait hal tersebut, dirinya mengimbau kepada masyarakat Kalbar untuk mewaspadai air pasang dan banjir yang kemungkinan besar akan terjadi menjelang akhir tahun ini.
    
"Untuk masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai dan pantai, ketinggian air kemungkinan akan bisa bertambah. Demikian dengan angin kencang, juga sudah terjadi disejumlah daerah, terutama di pinggir sungai dan pantai," katanya.
    
Tagana Kalbar juga sudah mengintruksikan kepada seluruh Tagana yang ada di kabupaten/kota di Kalbar untuk tetap siaga dan turun langsung ke daerah yang terdampak.
    
"Jika ada daerah yang terkena bencana, kita siap langsung turun ke lapangan untuk membantu masyarakat," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved