Pilpres 2019
Viral Capres-Cawapres Candaan Nurhadi-Aldo, Komisioner KPU Viryan Minta Dua Paslon Pilpres Mencontoh
Perlu mengedepankan bagaimana masyarakat mendapat informasi memadai tentang visi-misi, program, dan citra diri peserta pemilu, bukan ungkapan-ungkapan
Viral Capres-Cawapres Candaan Nurhadi-Aldo, Komisioner KPU Viryan Minta Dua Paslon Mencontoh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Beberapa hari terakhir media sosial dibuat heboh dengan munculnya 'capres-cawapres' baru.
Padahal seperti diketahui Pilpres 2019 di Indonesia hanya diikuti dua pasangan, yakni nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Capres-Cawapres baru tersebut memunculkan dua figur yang terbilang sedikit menggelitik bahkan mengundang tawa alias hanya candaan.
Baca: Bupati Landak Karolin Resmikan Satelit Sinyal Desa, Masyarakat Desa Mudah Rekam KTP Elektronik
Baca: Tutup Satgas Natal dan Tahun Baru, Penyaluran BBM dan LPG Kalimantan Aman dan Lancar
Baca: Mucikari Kasus Prostitusi Vanessa Angel Bisa Bebas, Ini Penjelasan Pengacara Kondang Hotman Paris
Capres dan Cawapres tersebut yakni pasangan Nurhadi-Aldo.
Narasi-narasi yang disampaikan pasangan ini ternyata cukup menarik netizen.
Bahkan dibalut komedi dan sedikit nyeleneh yang membuat orang yang membacanya tertawa.
Seperti di bawah ini

Pasangan calon ini merupakan sosok fiktif yang muncul dan berhasil membuka pikiran publik soal politik versi mereka jauh lebih sehat ketimbang politik identitas yang telah beredar.
Meski begitu, timbul rasa khawatir bila kehadiran pasangan calon fiktif ini bisa mengganggu masyarakat dalam memilih pasangan calon resmi dalam Pilpres 2019.
Bahkan, ada juga pihak yang khawatir pemilih golput semakin meningkat.
Tapi, hal itu ditepis Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Baca: Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Gelar Pencanangan Zona Integritas PTA Pontianak
Baca: Banyak Sapi di Lamongan Mati Mendadak, Ini Dugaan Penyebabnya
Baca: Polemik Pembocoran Pertanyaan Debat Perdana Capres, Kubu Jokowi dan Kubu Prabowo Saling Bantah
KPU tak sependapat dengan kekhawatiran yang muncul itu.
Malahan mereka menilai kehadiran pasangan calon fiktif tersebut dimaknai sebagai warna baru menyegarkan pikiran publik setelah linimasa media sosial dipenuhi perdebatan kedua pasangan calon resmi.
"Partisipasi berbagai pihak dalam Pemilu 2019 kita apresiasi. Itu kan hadir sebagai warna baru dalam pemilu yang saya lihat cukup menyegarkan publik," kata Komisioner KPU Viryan Aziz di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).