Puting Beliung di Kapuas Hulu
Sejumlah Bangunan Roboh, Ini Penjelasan Satpol PP Kapuas Hulu
Kepala Kesatuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kapuas Hulu Rupinus menyatakan, akibat dari terjangan angin kencang
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kepala Kesatuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kapuas Hulu Rupinus menyatakan, akibat dari terjangan angin kencang (Puting Beliung) di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu mengakibatkan sejumlah bangunan rusak atau roboh.
"Bangunan yang atapnya rusak di kecamatan bunut hilir ada 5 buah dan 1 buah tower suara Suta. Terus Kecamatan Selimbau di Desa Pengembung 1 buah bangunan roboh, wilayah Putussibau Utara 1 buah bangunan, dan kecamatan kalis 2 buah gardu serta 2 buah tiang listrik roboh," ujarnya kepada Tribun, Senin (31/12/2018).
Selain itu jelas Rupinus, sementara aliran listrik di kecamatan kalis mati total. "Kami sedang monitor di kalis dan sudah menghubungi pihak PLN untuk segera memperbaiki gardu dan tiang listrik tersebut," ucapnya.
Baca: Malam Pergantian Tahun, Mempawah Siang Hingga Malam Diprediksi Cerah Berawan
Baca: Kapolres Landak Keluarkan 6 Imbauan di Malam Pergantian Tahun
Baca: Kapolres Landak Keluarkan 6 Imbauan di Malam Pergantian Tahun
Dengan ini dihimbau, kepada masyakat untuk selalu mewaspadai angin puting beliung dan tanah longsor. "Apabila ada angin yang kuat, segera berlindung di tempat yang dianggap aman," ujarnya.
Untuk masyarakat yang berada di sepanjang daerah aliran sungai, Rupinus mengimbau agar selalu waspada terhadap kemungkinan tanah longsor.
"Sebab menurut BMKG bahwa bulan desember 2018, dan januari 2019 dapat terjadi cuaca ekstrim," ungkapnya.