Ketua DPR Bambang Soesatyo Usul Pemda Alokasikan 1 Persen APBD untuk Antisipasi Bencana

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian Keuangan meminta Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan anggaran bencana yang idealnya

Editor: Rihard Nelson
Tribunnews/JEPRIMA
Bambang Soesatyo Ketua DPR RI 

Ketua DPR Bambang Soesatyo Usul Pemda Alokasikan 1 Persen APBD untuk Antisipasi Bencana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Sebagian wilayah di Indonesia masuk kedalam daerah rawan bencana yang disebabkan banjir hingga gempa yang dapat menyebabkan tsunami. 

Mitigasi hingga dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam kini tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Diperlukan sumber daya yang maksimal khususnya soal kesiapan dana.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo mengusulkan agar tiap pemerintah daerah (pemda) mengalokasikan anggaran untuk antisipasi bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD).

Bambang mengatakan, alokasi 1 persen cukup ideal untuk dianggarkan.

"Mendorong Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian Keuangan meminta Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan anggaran bencana yang idealnya satu persen dari APBD," ujar Bambang melalui keterangan tertulis, Kamis (27/12/2018).

Bambang mengatakan, anggaran tersebut bisa digunakan untuk pencegahan dan pengurangan risiko bencana.

Bisa juga digunakan untuk pemulihan setelah bencana. 

Baca: Bencana Tsunami di Anyer Jatuh Ratusan Korban Jiwa, PM Morrison dan Menlu Payne Tawarkan Bantuan

Baca: Belum Miliki Pemetaan Wilayah Rawan Bencana, BPBD Andalkan Deteksi Dini Berdasarkan Pengalaman

Selain itu, Bambang juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tiap daerah untuk mengajukan anggaran pengadaan deteksi dini bencana.

Tidak hanya anggaran pengadaan alatnya melainkan juga pemeliharaan secara berkala.

"Agar alat tersebut dapat berfungsi dengan baik dalam memberikan informasi awal kepada warga jika akan terjadi bencana," kata Bambang.

Bambang juga meminta pemda untuk membangun tempat evakuasi bencana. Termasuk jalur evakuasi serta markanya.

Kemudian, pemda juga harus gencar melakukan simulasi evakuasi kepada masyarakat.

Hal ini supaya masyarakat semakin waspada terhadap potensi bencana di daerah masing-masing.

Jika bencana datang, masyarakat sudah terlatih untuk melakukan evakuasi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved