Maksimalkan Pelayanan, BKKBN Kalbar menelusuri Telusuri Sungai Kapuas

Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana mengakui masih perlunya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Kalbar tentang pemahaman program-program KB.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pelayanan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi program tahun badan kependudukan dan keluarga berencana national (BkkbN) Kalimantan Barat 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pelayanan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi program tahun badan kependudukan dan keluarga berencana national (BkkbN) Kalimantan Barat menunjang suksesnya sosialisasi seluruh program keluarga berencana di 14 Kabupaten yang ada. 

Sebagai komitmen yang kuat dalam melakukan pelayanan program-program Keluarga Berencana, Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat melepaskan tim Pelayanan KB untuk menelusuri DAS sepanjang Sungai Kapuas, mulai dari Kabupaten Kubu Raya hingga ke batas negeri di ujung Kalbar, Kabupaten Kapuas Hulu selama sembilan hari lebih. 

Baca: Prediksi BMKG, Siang Ini Kayong Utara, Kubu Raya, dan Ketapang Hujan Ringan

Baca: Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Satpol PP di Kos Pontianak Selatan

"Apresiasi kami setinggi-tingginya kepada Keper BKKBN Kalbar yang tetap komit dalam upaya melayani dan memberikan akses dan kemudahan bagi masyarakat DAS di sepanjang 1100 KM untuk mendapatkan informasi program KKBPK dan pelayanan kontrasepi," ungkap Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN RI, Eka Sulistia Edingsih. 

Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana mengakui masih perlunya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Kalbar tentang pemahaman program-program KB.

Hal itu terutama tentang pengunaan alat kontrasepsi KB jangka panjang. Karena hingga saat ini masih banyak peserta KB di Kalbar yang memgunakan kontrasepsi hormonal jangka pendek yaitu pil dan suntikan.

"Untuk itu kami harus terus melakukan sosialisasi pemakaian kontrasepsi dengan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) seperti IUD/spiral, implant, medis operasi pria vasektomi dan utntuk wanita tubektomi. Dan melalui pelayanan DAS ini juga diharapkan dapat memberi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang KB dan membangun keluarga yang betul-betul terencana," paparnya. 

Setelah menelusuri Sungai Kapuas selama kurang lebih enam jam memulai perjalanan pelayanan, Tim pelayanan Keluarga Berencana (BK) menggunakan kapal motor Bandong, tim pelayanan akhirnya tiba di Desa Teluk Bayur Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya Kalbar.

Di desa berpenduduk lebih dari seribu jiwa itu, tim pelayanan KB siangnya, Selasa (4/12/2018) melakukan tatap muka Plt Camat Terentang, Lilik Suharto, Kades Teluk Bayur, Hadi Selamat dan masyarakat setempat.
Kegiatan yang dilakukan yaitu, melakukan dialog tentang sosialisasi dan edukasi program-program KB serta pelayanan aseptor KB gratis kepada masyarakat.

"Program KKBPK diantaranya kesadaran para orang tua dalam menjaga dan merencanakan pembangunan keluarga yang baik," kata Ketua Tim Pelayanan DAS 2018, Hadirin di Kubu Raya. 

Dalam sosialisasi yang diberikan ia mengingatkan agar para orang tua untuk selalu dapat mengawasi anak-anaknya agar dapat terhindar terjadinya kawin muda, pengunaan narkoba dan pergaulan bebas.

 "Dari ketiga hal itu bila dapat menghindari anak-anak kita tidak melalukan pergaulan atau seks bebas, kawin usia dini dan pengunaan narkoba maka kita dapat menyelamatkan mereka," kata Hadirin.

Untuk itu masyarakat agar benar-benar dapat membuat perencanaan yang matang dengan melakukan program-program keluarga kecil bahagia, terencana dan matang usia pernikahan sehingga menciptakan kelurga yang aman, damai, bahagia dan sejahtera, salah satunya dengan mengunakan alat kontrasepsi jangka panjang bagi wanita dan pria.

Staf Utama Kementerian Pertahanan (Kemenham) Perwakilan Kalbar, Kolonel LM Siregar, dalam kesempatan tatap muka itu mengatakan perlu adanya kesinambungan tetap menumbuh kembangkan rasa cinta tanah air kepada seluruh masyarakat Indonssia termasuk di Kecamatan Terentang.

"Melalui kegiatan pelayanan KB DAS ini, kami mengingikan agar masyarakat dapat terus memelihara rasa persatuan dan kesatuan dan tidak mudah terpancing isu yang memecah belahkan peraatuan NKRI. Ini harus tumbuh dj kalangan kaum muda di Kecamatam Terentang dalam ikut menjaga keutuhan bangsa ini," katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved