Hindari Demam Berdarah, Ini yang Harus di lakukan Warga Menurut Dinkes Mempawah
Muchtar pun menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk demam berdarah.
Penulis: Ferryanto | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan wartawan Tribun Pontianak Ferryanto
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID.MEMPAWAH- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Mempawah melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Muchtar Siagian mengungkapkan pasca Banjir yang menggenangi Kabupaten Mempawah, dan curah hujan yang cukup tinggi sejak 3 bulan terakhir, tak ada peningkatan kasus Demam Berdarah di Kabupaten Mempawah.
Ia mengungkapkan bahwa kasus Demam berdarah di kabupaten Mempawah pada 2017 sebanyak 154 orang, dan di tahun 2018 terjadi penurunan, hingga akhir November tercatat sebanyak 50 orang terkena Demam Berdarah.
Baca: Dinkes Mempawah Klaim Kasus DBD di Mempawah Turun
Baca: Antisipasi Nyamuk Demam Berdarah, Ketua RT di Kelurahan Tengah Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan
Muchtar pun menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk demam berdarah.
Adapun beberapa hal yang ia jelaskan untuk menjaga lingkungan bebas dari nyamuk demam berdarah antara lain ;
1. Bersihkan bak mandi Anda seminggu sekali
2. Perhatikan perabotan rumah tangga Anda yang menampung air
3. Gunakan kasa nyamuk.
4. Jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama.
5. Gunakan lotion anti nyamuk atau kelambu.
6. Jaga lingkungan sekitar dari sampah.