Perwakilan Perusahaan Agen Gas Tepis Adanya Ulah Spekulan Kelangkaan Gas di Mempawah
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah Pemerintah Kabupaten dapat selalu bersinergi dengan Pertamina terkait apa yang memang di butuhkan
Penulis: Ferryanto | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan wartawan Tribun Pontianak, Ferryanto
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Sabar Sianturi, perwakilan dari PT Penyuh Migas yang berlokasi di Kecamatan Anjongan, menepis adanya ulah spekulan dalam kelangkaan gas di kabupaten Mempawah.
"Saya kira ini bukan spekulan, pasokan gas itu tidak berubah, tidak berkurang, cuman permintaan terlalu banyak, mungkin yang dulunya belum kawin, sekarang sudah berumah tangga, perkembangan Kalimantan barat inikan kalo kita lihat sangat pesat sekali," tuturnya.
Baca: Gelar Rapat Koordinasi Kelangkaan Gas di Mempawah, Ini Yang akan di Lakukan Disperindagnaker
Baca: Gelar Rapat Koordinasi Distribusi Gas LGP 3 Kg, Bupati Mempawah Sampaikan Harapannya
Iapun menilai, perkembangan usaha mikro yang semakin banyak juga menyebabkan kelangkaan gas di masyarakat.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah Pemerintah Kabupaten dapat selalu bersinergi dengan Pertamina terkait apa yang memang di butuhkan di masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Mempawah merupakan daerah perlintasan dari beberapa daerah kabupaten / kota sekaligus.
Sehingga sangat memungkinkan adanya warga masyarakat dari wilayah kabupaten / kota lain yang turut membeli gas di wilayah Kabupaten Mempawah.
"Tidak mustahil kalau misalnya, ada yang beli 1 dibawa ke daerah lain, 2 di bawa ke daerah lain, dan ini yang tidak bisa di prediksi, sehingga hitungan kita untuk Kabupaten Mempawah perlu adanya penambahan,"jelasnya.
Ia mengungkapkan juga bahwa, pihak Pertamina tidak pernah mengurangi jatah pasokan LPG 3 kg ke pihaknya.
"Tidak pernah, bahkan kalau misalnya hari - hari besar ada penambahan, 1 truk sampai 2 truk, tergantung moment nya,"ungkap sabar.
Ia menerangkan, untuk Perusahaan nya sendiri, dalam satu bulan mendapatkan pasokan 41 Truk, dengan Tiap truk berisi 560 tabung gas LPG 3 kg.
Dirinya juga mengaku siap untuk membantu pihak Pemda bila mana diperlukan untuk menyuplai Pemda untuk melakukan Operasi Pasar bila mana diperlukan.
"Kalau memang Pemerintah daerah mau memanggil kita, kita siap operasi pasar,"ungkapnya.