Gelar Rapat Koordinasi Kelangkaan Gas di Mempawah, Ini Yang akan di Lakukan Disperindagnaker
Pada rapat ini, juga di hadiri oleh beberapa perwakilan agen Gas LPG di wilayah Kabupaten Mempawah, pihak kepolisian dan beberapa dinas terkait.
Penulis: Ferryanto | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Pemkab Mempawah menggelar Rapat koordinasi terkait gas LPG 3 Kg di wilayah Kabupaten Mempawah.
Rapat ini, di pimpin langsung oleh Bupati Mempawah Gusti Ramlana, yang didampingi oleh Kepala Disperindagnaker Mempawah, dan Sales Executiv Gas LPG Pertamina Wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Mempawah Sandy Rahardian.
Baca: Gelar Rapat Koordinasi Distribusi Gas LGP 3 Kg, Bupati Mempawah Sampaikan Harapannya
Baca: Polisi Akhirnya Tetapkan Tersangka Tewasnya 2 Siswi MTSN 2 Mempawah Saat Ambil Nilai Renang
Pada rapat ini, juga di hadiri oleh beberapa perwakilan agen Gas LPG di wilayah Kabupaten Mempawah, pihak kepolisian dan beberapa dinas terkait.
Dalam paparan Kepala Disperindagnaker Mempawah, Yusri, tujuan rapat ini untuk melakukan evaluasi penyaluran dan pemakaian gas lpg 3 Kg di Mempawah. Kamis (29/11/2018).
Ia menjelaskan, bahwa penyebab kekosongan gas di Kabupaten Mempawah di karenakan beberapa hal yakni adanya hari besar keagamaan, dan berbagai kegiatan adat / busaya di masyarakat yang menyebabkan kebutuhan akan Gas meningkat.
Kemudian, dinilainya juga bahwa gas LPG 3 kg tidak tepat sasaran, yang mana tidak adanya pembatasan pemakaian secara jelas bagi UMKM di kabupaten Mempawah, adanya pertumbuhan penduduk dan peningkatan Keluarga miskin.
Yusri mengungkapkan bahwa Dalam waktu dekat pihaknua akan sebarkan himbauan tertulis kepada pengelola rumah makan, rstoran, usaha jasa boga, dan UKM yang omsetnya lebih dari 1jt/hari untuk tidam menggunakan Lpg 3kg..
Kemudian Akan dilakukan cek fisik ke beberapa usaha rumah makan/restoran/jasa boga/Ukm untuk dibina dan peringatan untuk mngalihkan pnggunaan Lpg 3 kg ke Lpg non subsidi.
"Serta kita juga Akan mendata jumlah pengecer (berdasarkan informasi pangkalan dan survey dari petugas dinas),"jelas Yusri.