Puskopdit BKCU Kalimantan Launching Aplikasi E-payment, Siap Digunakan di 43 Jaringan CU
CU dalam mengimbangi era digital juga sudah melakukan berbagai inovasi untuk memberi kemudahan kepada anggota.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Credit Union dibawah kordinasi Puskopdit BKCU Kalimantan ini sejak lima tahun terakhir gencar melakukan pendidikan literasi keuangan.
Hal ini sejalan dengan himbauan Gubernur beberapa waktu lalu agar lembaga keuangan melakukan pendidikan literasi keuangan.
Baca: Curi Batery Tower Parit Mayor, 2 Pemulung Ditangkap Warga
Baca: Penjambretan Terekam CCTV di Depan Gereja Katedral Pontianak, Kapolresta Sebut Korban Alami Trauma
Ketua Pengurus Pusat Koperasi Kredit Badan Kordinasi Credit Union Kalimantan (Puskopdit BKCUK), Edi V Petebang mengatakan Puskopdit BKCUK yang didirikan tanggal 27 November 1988 komitmen dalam memastikan tata kelola credit union yang sehat agar berkelanjutan sehingga credit union dapat meningkatkan kualitas hidup anggotanya.
Pelayanan yang diberikan adalah pendidikan dan pelatihan,pemberdayaan, monitoring, pengawasan, pendampingan dan pembinaan, keuangan serta teknologi informasi.
CU dalam mengimbangi era digital juga sudah melakukan berbagai inovasi untuk memberi kemudahan kepada anggota.
Di era milenial dengan generasi milenialnya yang ramah dengan financial technology, Puskopdit BKCU Kalimantan me-launching aplikasi E-payment yang akan dipakai dalam jaringan 43 credit union.
Aplikasi E-payment adalah sistem pembayaran yang menggunakan fasilitas internet yang memimungkinkan pengguna lebih mudah dalam membeli token listrik dan lainnya.
"Aplikasi ini kami harapkan dapat menjawab kebutuhan kaum milenial dan jaman milenial akan pelayanan yang sangat cepat dan prima. Bagi kami di gerakan credit union, Fintech bukan saingan, tapi berkah," ujar Edi.
Menurut penelitian Credit Suisse, kata Edi generasi milenial ini terbilang gagal dalam hal menata keuangannya, kaum milenial ini tidak punya tujuan finansial yang jelas, padahal umumnya berpenghasilan besar.
"Kami di gerakan CU menggalakkan pendidikan financial untuk anggotanya, termasuk anggota dari milenial ini," ungkapnya.