Fakta Foto Kampanye PKI DN Aidit yang Terdapat Pria Mirip Jokowi

Foto itu tersebar bukan karena bangkitnya gerakan PKI di Tanah Air, tetapi karena seseorang yang berdiri di depan mimbar DN Aidit.

Editor: Agus Pujianto
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Sejumlah massa aksi dari Gerakan Bela Negara (GBN) melakukan aksi demontrasi dengan menginjak simbol Partai Komunis Indonesia (PKI) di depan Balai Kota Malang, Jawa Timur, Senin (17/8/2015). Mereka menolak upaya rekonsiliasi pemerintah dan keluarga anggota PKI. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

Fakta Foto Kampanye PKI DN Aidit yang Terdapat Pria Mirip Jokowi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Sebuah foto hitam-putih yang menggambarkan sosok pemimpin Partai Komunis Indonesia (PKI), Dipa Nusantara Aidit, sedang berpidato saat ini tersebar di masyarakat.

Foto itu tersebar bukan karena bangkitnya gerakan PKI di Tanah Air, tetapi karena seseorang yang berdiri di depan mimbar DN Aidit.

Orang itu disebut sebagai Presiden Joko Widodo.

Sontak foto itu mengembuskan kembali isu lama yang menyebutkan Jokowi sebagai bagian dari PKI.

Foto 1955 Berdasarkan penelusuran Kompas.com dari Google Arts & Culture, foto tersebut diambil oleh seorang fotografer jurnalistik asal Amerika, Howard Sochurek, pada September 1955.

Baca: Jokowi Buka-bukaan Soal Isu PKI Yang Menerpa Dirinya, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: Jokowi Sebut 9 Juta Masyarakat Indonesia Percaya Isu Dirinya PKI

Saat itu DN Aidit berpidato di hadapan sejumlah kader PKI.

Howard Sochurek ketika itu bertugas untuk majalah Life dan mengabadikan pelaksanaan Pemilu 1955 yang berlangsung di Indonesia.

Sejarawan Asvi Warman Adam memastikan, pria yang berdiri di depan mimbar Aidit dipastikan bukan Joko Widodo.

"Jokowi lahir 1961, Aidit ditembak 1965 atau sebelumnya. Jadi tidak mungkin Jokowi,” ujar Asvi saat dihubungi Jumat (23/11/2018) siang.

Dari literatur sejarah, diketahui Aidit ditembak mati pada 22 November 1965 di Boyolali, Jawa Tengah.

DN Aidit tertangkap oleh sebuah operasi militer.

Dalam sebuah kesempatan di Masjid Baitussalam, Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (21/11/2018), Jokowi membantah foto tersebut di hadapan para ulama.

Baca: Mahfud MD Jelaskan Black Campaign, Contohkan Jokowi Dituding PKI dan Prabowo Terlibat ISIS

Baca: HMI Gelar Nobar G30S PKI, Ajak Mahasiswa Peka Terhadap Realita Sosial

"PKI dibubarkan tahun 1965/1966, saya lahirnya tahun 1961. Umur saya berarti saat itu masih 4 tahun. Apa ada aktivis balita?" ujar Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi juga mengeluarkan bantahan terhadap foto yang diisukan sebagai dirinya itu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved