Pilpres 2019

Khofifah dan JKSN Galang Dukungan untuk Jokowi-KH Maruf Amin

Di Jawa Barat, JKSN menargetkan bisa menyumbang suara 60 hingga 70 persen untuk Jokowi-Ma'ruf Amin.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YOUTUBE
Khofifah Indar Parawansa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa bersama ribuan kiai, santri dan jaringannya di Provinsi Jabar berkumpul di Bandung untuk deklarasi bergabung bersama Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN)  menggalang dukungan untuk menyukseskan pasangan capres cawapres nomor urut 1 Jokowi-KH Maruf Amin, dalam Pilpres 2019 mendatang.

Dalam siaran pers yang diterima SURYA.co.id, Khofifah mengatakan, JKSN ingin fokus pada konsolidasi terutama dengan jaringan kiai dan santri kultural.

Baca: Tusuk Korban Hingga Kritis, Dua Begal Berhasil Diciduk Polisi

"Sesungguhnya mereka, jaringan kiai dan santri kultural, mempunyai komunitas yang signifikan. Tapi sering kali tidak terkonfimasi dengan berbagai dinamika kehidupan politik dan ketatanegaraaan," kata Khofifah, Kamis (15/11/2018).

Untuk itu melalui JKSN ini, Khofifah ingin konfirmasi dan informasi itu ada dan menyambung ke mereka para jaringan kiai dan santri kultural.

Hari ini, Kamis (15/11/2018), Khofifah Indar Parawansa, Kiai Asep Syaifuddin Zuhri, Bu Nyai Hj Machfudhoh, bersama ribuan kiai, santri dan jaringannya di provinsi Jawa Barat melakukan deklarasi bergabung bersama JKSN menyukseskan pasangan capres cawapres nomor urut 1 dalam

Sehingga bagiamana para jaringan kiai santri ini bisa menyeimbangkan dinamika yang ada dengan toleransi dan bisa membawa konsolidasi untuk bisa bersama-sama menyukseskan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca: Terancam Pecat, Oknum PNS di Disdukcapil Terjaring OTT Saber Pungli

"Di Jabar kita sudah koodirnasi di Bandung Barat dan Majalengka. Nanti malam kita juga konsolidasi di Tasikmalaya dan Kerawang, nanti akan juga kita libatkan jaringan kiai santri terdekat di wilayah tersebut," ucap Khofifah.

Mantan Menteri Sosial kabinet Kerja Jokowi ini bersama JKSN juga akan bergerak ke Sukabumi, Cianjur, dan juga Bogor.

Menggandeng dan membangun jaringan kiai kultural menjadi tujuan yang ingin dicapai oleh JKSN.

Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan bahwa yang datang dalam deklarasi pagi ini adalah para influencer dan speaker. Mulai kiai, bu nyai, santri, ustadzah, hingga jaringan dari banyak elemen.

Mereka rata-rata memiliki majelis taklim yang dinilai strategis untuk penguatan pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Terlebih di momen bulan kelahiran Nabi Muhammad, yang biasanya banyak diisi dengan maulidan, menurut Khofifah hanya butuh ditambah konten kebangsaan saja bagi para influencer dan speaker untuk bisa disampaikan ke jamaahnya.

"Para ustadzah misalnya. Mereka rata-rata bisa sampai lima majelis yang didatangi kalau bulan Robbiul Awal begini. Jadi tinggal tambah konten saja, bagaimana kehidupan kemasyarakatan, kewargaan, kenegaraan berseiring dengan harmoni perbedaan," kata Khofifah.

Gubernur Jatim terpilih 2019-2024 bersama Emil Elestianto Dardak ini menyebut bahwa JKSN fokus menggalang suara di 10 provinsi. Selain Jatim, Jabar, juga di Sumsel, Lampung, DKI, Sumut, Kalsel, Sultra dan sejumlah wilayah lain.

Di manca negara JKSN juga bersiap untuk konsolidasi JKSN di Hongkong, Taiwan, dan Australia.

Halaman
12
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved