Ria Norsan Berharap Penerapan E-Arsip Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Kearsipan OPD

Saya atas nama Pemprov Kalbar sangat mengapresiasi upaya ini dan ke depannya secara bertahap

Ria Norsan Berharap Penerapan E-Arsip Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Kearsipan OPD
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mustari Irawan (kiri) mendampingi Wakil Gubernur Kalbar H Ria Norsan saat tandatangani berita acara penyerahan E-Arsip secara simbolis Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) kepada Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat H Ria Norsan di Ruang Balai Praja 2, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (11/10/2018) pukul 14:00 WIB.¬† 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wagub Kalbar H Ria Norsan menegaskan keberadaan arsip sangat penting lantaran menjadi sumber informasi akurat bagi publik dan para pemangku kepentingan.

“Misalnya arsip bersejarah dan arsip-arsip yang lalu bisa dilihat ketika pengarsipan ini dilakukan secara teratur dan tempatnya juga bagus,” ungkap Norsan saat penyerahan secara simbolis E-Arsip Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dari Kepala ANRI di Ruang Balai Praja 2, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (11/10/2018) sore. 

Ia berharap penerapan SIKD dapat meningkatkan kinerja di bidang kearsipan pada Perangkat Daerah khususnya dalam mengelola arsip dinamis yang sangat beragam dan dalam jumlah yang tidak sedikit.

Baca: Diguyur Hujan, Jalan A Yani Pontianak Terendam Banjir

Baca: Ignasius IK: Penerapan E-Arsip Sangat Penting dan Strategis Dalam Pengelolaan Arsip di Kalbar

“Ini juga akan memangkas waktu yang diperlukan untuk menyampaikan, menyimpan serta mencari arsip sehingga dapat digunakan kembali sebagai bahan pengambilan keputusan,” katanya.

Pengelolaan arsip berbasis teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) ini juga akan mempermudah proses pengelolaan arsip dinamis mulai dari proses penciptaan, penggunaan, pemeliharaan hingga penyusutan.

Tak hanya itu, E-Arsip juga dapat memenuhi tuntutan pimpinan akan kecepatan dan ketepatan, memudahkan aksesbilitas serta menjamin akuntabilitas menuju paperless society dan menghemat ruangan/sarana prasarana yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pelayanan umum. 

“Penerapan aplikasi SIKD di lingkungan Pemprov Kalbar sangat membantu dalam pengelolaan arsip dinamis sesuai dengan ketentuan perundang-undangan berlaku. Saya atas nama Pemprov Kalbar sangat mengapresiasi upaya ini dan ke depannya secara bertahap. Pemprov Kalbar akan segera menerapkan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” tegasnya.

Baca: Pangdam Tinjau Pembangunan Jalan di Kecamatan Toba, Ini Pesan Yang Disampaikan

Mantan Bupati Mempawah dua periode ini mengimbau para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kalbar selaku Pencipta Arsip Dinamis atau pihak yang mempunyai kemandirian dan otoritas dalam pelaksanaan fungsi, tugas dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsip dinamis untuk melakukan penguatan sistem kearsipan berbasis TlK.

Langkah-langkah itu kata diantaranya segera menindaklanjuti rekomendasi hasil audit kearsipan internal yang telah dilaksanakan oleh Lembaga Kearsipan Daerah (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan) pada Tahun 2017 melalui penyiapan central file dan record center di masing-masing OPD sesuai Surat Gubemur Nomor:045/1922/DPK-m.1 tanggal 29 Juni 2018.

“Segera susun daftar arsip aktif dan inaktif. Siapkan hardware (perangkat keras_red) yang dibutuhkan untuk penerapan SIKD di lingkungan OPD masing-masing dengan berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,” timpalnya.

Baca: Terkait Prestasi Bernard, Heriadi: Keberhasilan Bernard Memberi Motivasi Atlet Balap Sepeda Kalbar 

Norsan sapaannya juga meminta penataan dan evaluasi secara terus-menerus pada fungsi Unit Kearsipan (UK) dan Unit Pengolah (UP) di masing-masing OPD. Berdasarkan empat pilar penyelenggaraan kearsipan yakni Tata Naskah Dinas (TND), Kode Klasiflkasi, Sistem Keamanan dan Klasiflkasi Arsip Dinamis (SKKAD), serta Jadwal Retensi Arsip (JRA).

“Khusus untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, segera susun perencanaan dalam rangka penerapan SIKD secara bertahap mulai dari Sekretariat Daerah. Dalam kurun waktu kepemimpinan saya, semua OPD harus sudah menggunakan SIKD dalam pengelolaan arsip dinamis,” pintanya.

“Penerapan E-Arsip jadi momentum Pemprov Kalbar perbaiki tata kelola pemerintahan dalam mendukung akuntabilitas kinerja,” tukasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved