Ignasius IK: Penerapan E-Arsip Sangat Penting dan Strategis Dalam Pengelolaan Arsip di Kalbar

Buruknya kearsipan dapat menghambat perpindahan arsip khususnya arsip dinamis dan arsip statis

Ignasius IK: Penerapan E-Arsip Sangat Penting dan Strategis Dalam Pengelolaan Arsip di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar, Ignasius IK (dua dari kanan) berfoto bersama Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat H Ria Norsan dan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan saat penyerahan E-Arsip di Ruang Balai Praja 2, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (11/10/2018) pukul 14:00 WIB.  

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar, Ignasius IK menilai penerapan E-Arsip sangat penting dan strategis dalam mengelola arsip dinamis maupun arsip statis di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat. Hal ini sebagai upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang khususnya di bidang kearsipan.

“Ini sesuai dengan visi Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar Periode 2018-2023 yakni terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kalbar melalui percepatan infrastruktur dan perbaikan tata kelola pemerintahan. Satu di antara misinya yakni menerapkan prinsipgood governance dan memperbaiki tata kelola pemerintahan,” ungkapnya saat penyerahan E-Arsip dari Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan kepada Wakil Gubernru Kalbar di Ruang Balai Praja 2, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (11/10/2018) pukul 14:00 WIB. 

Baca: KPU Pontianak Terus Pantau Posko Gerakan Menyelematkan Hak Pilih

Ignasius mengatakan berdasarkan evaluasi tahun 2017, pengelolaan kearsipan yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum menunjukkan hal menggembirakan. Pasalnya, masih banyak OPD masuk dalam kategori buruk.

“Buruknya kearsipan dapat menghambat perpindahan arsip khususnya arsip dinamis dan arsip statis. Penumpukan arsip di OPD masih menjadi problem, kondisi ini berpotensi menimbulkan permasalahan di kemudian hari ketika kita kurang teliti,” terangnya.

Baca: Anggota Kodim 1205/STG Melaksanakan Tes Samapta Periodik II Tahun 2018 

Tentunya, implementasi aplikasi penyelenggaraan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) Tahun 2018 membantu pengelolaan arsip OPD secara terpadu.

“Kepala OPD harus mendukung jalankan hal ini dalam sistem kearsipan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, khususnya arsip dinamis. Sehingga memudahkan tugas pokok dan fungsi masing-masing Kepala OPD dalam pencipataan arsip, pemeliharan, pemantapan hingga penyusutan arsip di instansi masing-masing,” tukasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help