AWAS BAHAYA! Bisa Sebabkan Kematian, Jangan Pijat di Bagian Tubuh Ini!

Ia juga menambahkan jika seseorang memiliki gejala serupa seperti pusing, tangan dan kaki lemah, kaku pada...

AWAS BAHAYA! Bisa Sebabkan Kematian, Jangan Pijat di Bagian Tubuh Ini!
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pergi ke panti pijat merupakan salah satu cara untuk merelaksasi tubuh setelah lelah beraktivitas.

Memilih panti pijat yang memiliki reputasi baik dengan pemijat yang profesional sangatlah penting.

Baca: Amankan 9 Tersangka, Inilah Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Dengan Barang Bukti 3,1Kg

Baca: (LIVE) Timnas U16 Australia vs Afghanistan di Piala AFC 2018, Sedang Berlangsung Babak Pertama

Baca: Pembangunan Rumah Adat Desa Pelimping Diperkirakan Habiskan Dana Rp 700 Juta

Sebab, panti pijat yang tidak profesional bisa saja mengakibatkan hal fatal bagi para pelanggannya.

Seperti yang dilansir dari Seehua, kejadian tragis menimpa pria 27 tahun bernama Zhang.

Zhang pergi ke sebuah spa dan panti pijat di Shanghai, China bersama teman-temannya pada Mei lalu.

Ilustrasi
Ilustrasi (Seehua)

Saat di tempat tersebut, Zhang memesan layanan pijat karena ia ingin relaksasi dan menikmati tubuhnya sendiri.

Saat leher dan pundaknya terasa sangat lelah, ia meminta pemijat untuk lebih fokus pada area tersebut.

Saat selesai sesi memijat, ia mandi sebentar dan pulang.

Namun tak lama setelah itu, Zhang merasa pusing dan tak bisa berjalan.

Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan dokter berkata akan berusaha membuatnya tetap hidup.

Ilustrasi
Ilustrasi (Gesundheit)

Sayangnya, Zhang tak bisa diselamatkan dan ia pun meninggal keesokan harinya.

Zhang merupakan pemuda yang sehat sehingga membuat keluarganya terheran-heran pada penyebab kematiannya.

Saat hasil otopsi keluar, dokter percaya kematian Zhang disebabkan oleh pijatan yang tidak professional yang berujung pada infark otak.

Infark otak adalah nekrosis iskemik pada satu tempat di otak, karena perubahan sirkulasi darah, atau kurangnya pasokan oksigen. 

Infark biasanya terjadi karena penyumbatan aliran pembuluh nadi dan kadang bisa terjadi pada pembuluh balik.

Hal ini mengakibatkan penyumbatan atau penyempitan pada arteri yang memasok darah dan oksigen ke otak, sehingga menyebabkan disfungsi sistem saraf pusat.

Ketika ditanya, si pemijat berkata ia hanya menekan leher Zhang dari kiri ke kanan, ada sedikit suara tapi tidak ada gejala lain.

Pengadilan kemudian mentapkan bahwa pihak spa 90 persen bertanggung jawab pada kematian Zhang, serta si pemijat itu sendiri.

Ilustrasi
Ilustrasi (Livestrong)

Sementara itu Zhao Haikang, dokter bedah dari Second Affiliated Hospital of Xi’an Medical College berkata, area leher memiliki banyak pembuluh darah dan saraf, sehingga area tersebut sangat sensitif.

Dokter Zhao Haikang menyarankan orang-orang untuk berhati-hati saat memijat leher karena tak semua orang memiliki keahlian untuk melakukannya.

Ia juga menambahkan jika seseorang memiliki gejala serupa seperti pusing, tangan dan kaki lemah, kaku pada mulut, nyeri, serta lesu, segeralah periksakan diri ke dokter.(TribunTravel.com, Tiara Shelavie)

Yuk Follow Instagram @tribunpontianak.

Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved