Touring Borneo Uncak Kapuas, IMBI Dan HDCI Sebut Kalbar Layak Jadi Wisata Jalanan

Apek sapaan akrabnya menjelaskan, pada Jumat (14/9) pukul 14.00 Wib, pihaknya berangkat dari Pontianak dan tiba di Sintang pukul 19.00 Wib

Touring Borneo Uncak Kapuas, IMBI Dan HDCI Sebut Kalbar Layak Jadi Wisata Jalanan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Peserta touring Borneo Uncak Kapuas saat foto di PLBN Badau, kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (16/9) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Pontianak dan Harley Davidson Indonesia (HDCI) menggelar touring Borneo Uncak Kapuas yang starnya dari Pontianak menuju PLBN Badau, kabupaten Kapuas Hulu. Touring dimulai pada Jumat (14/9/2018).

“Jalan yang kami lewati cukup bagus walaupun masih banyak yang kecil yang ukuranya 4,5 meter (dari Sanggau sampai ke Mentebah, Putusibau sampai Mataso), walaupun ada beberapa bagian yang ukuranya enam meter. Tapi secara umum layak dilewati untuk Moge dan sejenisnya, ” kata Wakil Ketua Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Pontianak, Surianto, Minggu (16/9).

Baca: Deklarasi Pileg Dan Pilpres 2019, Ini Harapan Ansor Sanggau

Baca: Tak Hanya Deklarasi Pemilu Damai, Polres Landak Gelar Jalan Santai

Apek sapaan akrabnya menjelaskan, pada Jumat (14/9) pukul 14.00 Wib, pihaknya berangkat dari Pontianak dan tiba di Sintang pukul 19.00 Wib, dilanjutkan Sabtu (15/9) pukul 07.00 Wib dan tiba di PLBN Badau pukul 16.00 Wib dan hari ini akan kembali ke Pontianak.

Dikatakanya, IMBI dan HDCI ini juga juga sebagai pelopor berlalu lintas. Dan pihaknya juga ingin mengetahui kondisi jalan yang ada di Kalbar, sehingga kita juga bisa mempromosikan kepada dunia luar bahwa Kalbar juga layak untuk menjadi tempat wisata touring atau wisata jalanan.

“Yaitu bagi penggemar touring, baikers. Kalau di Jawa orang sudah sering lintas Sumatera, kemudian di Malaysia juga sampai ke Kekeh. Nah di Kalbar belum pernah terdengar, makanya kita ingin mempromosikan itu supaya Kalbar banyak wisatawan datang, baik baikers dalam Kalbar ataupun Baikers dari luar, ” tegasnya.

Apek menuturkan, touring atau wisata jalanan ini merupakan prospek yang belum digali. Karena beberapa bulan lalu, ketika dirinya touring ke Thailand, disana ada tempat yang namanya Mae Hong Son. Siapa saja baikers yang nantinya sampai ke sana akan diberikan sertifikat karena telah melewati 1864 tikungan.

“Kami waktu itu ada empat orang yang ke Thailand. Dan sekarang kami ada delapan orang yang touring. Artinya di jalan-jalan kami jumpai banyak sekali para baikers yang pergi ke sana. Kemarin sewaktu ke Badau, hampir tak ada kami jumpai di jalan, artinya wisata ini belum ada tergali, ” tuturnya.

Untuk itulah, melalui Facebook miliknya yang bernama Surianto Putisibau. Apek memberikan tantangan para Baikers dari Sanggau, Sekadau, Sintang dan Melawi untuk datang ke PLBN Badau dan berfoto disana dan kirimkan ke dirinya melalui facebook miliknya.

“Saya ganti uang minyaknya. Syaratnya baiker itu harus tergabung didalam club dan berangkatnya bukan personal. Nanti bisa inbok ke FB saya. Itu salah satu komitmen saya untuk mempromosikan wisata ini, itu berlaku sampai Desember 2018, ” ujarnya.

Apek kembali menegaskan, bahwa Kalbar layak menjadi wisata touring atau wisata jalanan. “Dari Pontianak sampai ke Badau dengan jarak tempuh kurang lebih 700 KM, ” tambah Anggota IMBI yang juga Anggota Komisi A DPRD Sanggau, Leonardo Agustono Silalahi MH. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved