Jamaah Haji Meninggal Duni di Tanah Suci, Ketua LDII Kalbar: Banyak Kemuliaan Yang Diterima

Kejadian ini mendapat tanggapan dari Ketua LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kalimantan Barat Susanto.

Jamaah Haji Meninggal Duni di Tanah Suci, Ketua LDII Kalbar: Banyak Kemuliaan Yang Diterima
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,MEMPAWAH - Kabar meninggalnya seorang jamaah haji asal Mempawah di Tanah Suci Mekah saat menunaikam Ibadah Haji telah dipastikan oleh pihak Kemanag Mempawah.

Kejadian ini mendapat tanggapan dari Ketua LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kalimantan Barat Susanto.

Menurutnya secara pandangan agama, bila seorang Muslim meninggal dunia saat tengah menjalankan Ibadah wajib yang di perintahkan Allah SWT, maka banyak kemuliaan yang akan di terimanya, dan Surga telah menanti dirinya.

"Janji Allah itu Benar, dan dijanjikan masuk Surga bagi orang yang menunaikan ibadah Wajib kepada Allah SWT,"ujarnya.

Baca: BPBD Ketapang Bentuk Kelompok Masyarakat Peduli Bencana

Iapun mengatakan bahwa meninggalnya seseorang yang tengah menjalankan ibadah haji atau ibadah Wajib maka almarhum akan terbilang sebagai Mati Syahid.

"Walaupun dalam proses perjalanan, walaupun baru sampai, terus di rawat, trus jatuh sakit dan meninggal, itu termaksud orang mati syahid, apalagi meninggalnya di tanah tanah suci Mekah, karena niatnya ibadah,"tuturnya.

Selanjutnya, Susanto menjelaskan bahwa banyak kemulyaan dan lebih mulya bila jenazah jamaah Haji yang meninggal di tanah suci untuk di Makamkan di Tanah Suci.

"Lebih Afdolnya jenazah jangan di bawa pulang, harus di makamkan di Tanah Harom, Mekah, karena justru kalau di bawa pulang ini membutuhkan proses, sementara itu, dalam ajaran agama bila seseorang telah meninggal dunia, maka harus di segerakan pemakamannya,"ungkapnya.

Iapun menyarankan agar, keluarga yang di tinggalkan di tanah air, untuk ihlas tabah, dan mengirimkan doa ke almarhum, serta menjalankan Sholat Ghaib untuk Almarhum.

Penulis: Ferryanto
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved