Strategi Diana, Siswa SMAN 2 Pontianak Agar Belajar Kelompok Bisa Efektif
Bagaimana banyak ide tersebut bisa disinergikan untuk mendapatkan solusi terbaik dari satu permasalahan bersama.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mengumpulkan banyak orang dengan banyak kepala (baca-ide) dalam satu tempat dan waktu jadi tantangan tersendiri.
Bagaimana banyak ide tersebut bisa disinergikan untuk mendapatkan solusi terbaik dari satu permasalahan bersama.
Prinsip ini berlaku pula pula dalam menggelar agenda belajar kelompok, yang biasa dilakukan para pelajar dalam menyelesaikan tugas sekolah. Perlu strategi agar belajar kelompok tersebut benar-benar efektif menghasilkan solusi.
Setidaknya, inilah yang biasa dilakukan Diana Apriyanti (17). Seorang siswi SMAN 2 Pontianak, setiap kali mengagendakan belajar kelompok bersama rekan-rekannya.
Baca: Belajar Kelompok dan Manfaatnya Bagi Rabiah Assegaf Sebagai Siswa SMA Mujahidin Pontianak
“Kami biasanya bagi materinya. Jadi menghemat waktu,” ujarnya, Selasa (03/07/2018).
Pembagian peran dan tim dalam membahas soal-soal ini, menurutnya sangat efektif dalam selesaikan soal-soal lebih cepat. Sebab, masing-masing orang mendapatkan soal yang harus dibahas.
Strategi itu menurutnya juga akan lebih efesien waktu. Sebab, setiap soal yang sudah didapatkan jawabannya, tinggal dijelaskan kepada rekan atau anggota belajar lainnya, sehingga materi yang dipelajari tetap komprehensif
“Terus kalau sudah dapat jawabannya dirundingkan sama teman-teman yang ikut belajar kelompok tadi. Jadi semuanya bisa ikut belajar,” sambungnya.
Selain strategi itu, ada hal lain yang menurutnya juga penting diperhatikan. Hal tersebut yakni kerjasama tim, dan melepaskan ego masing-masing.
“Kalau yang tidak boleh dilakukan selama belajar kelompok itu adalah jangan egois. Jangan tidak mau dengerin kata temanny, jadi harus belajar menghargai pendapat teman,” pungkasnya.