Pilgub Kalbar

Gelar Apel Siaga Kader, Hinca IP Pandjaitan XIII Pesankan Hal Ini Untuk Menangkan Karol-Gidot

Hinca juga menjelaskan beberapa pendekatan kepada masyarakat yang dapat digunakan oleh seluruh kader Partai Demokrat.

Gelar Apel Siaga Kader, Hinca IP Pandjaitan XIII Pesankan Hal Ini Untuk Menangkan Karol-Gidot
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Barat menggelar apel siaga kader Partai Demokrat untuk pemenangan Pilgub Kalbar 2018, Rabu (13/6/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Barat menggelar apel siaga kader Partai Demokrat untuk pemenangan Pilgub Kalbar 2018.

Berdasarkan rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id dari Media Center Karolin-Gidot, Hadir saat itu, Sekretaris Jendral DPP Demokrat, Hinca IP Pandjaitan XIII, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, Pengurus DPD Partai Demokrat se-Kalimantan Barat serta ribuan pengurus dan simpatisan Partai Demokrat yang datang dari 14 Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat.

Baca: Rasa Cinta Terhadap Masyarakat dan Daerah Yang Mendorong Karolin Ikut Pilkada Kalbar

Baca: Warga Kubu Raya Nilai, Kerja Karolin Untuk Masyarakat Kalbar Sudah Terbukti

Dalam orasi politiknya, Hinca memaparkan beberapa hal strategis untuk pemenangan Pasangan Karolin - Gidot dalam 15 hari menjelang pelaksanaan Pilkada Gubernur 2018.

"Pertarungan Pilkada Kalbar tahun 2018 ini menggunakan filosofi sungai, seperti air yang mengalir. Politik air yang akan kita lakukan di 15 hari menjelang pesta demokrasi ini," kata Hinca di GOR Apang Semangai Sintang, Selasa.

Baca: Jumpa Karolin, Warga Kubu Raya Minta Kebijakan Kepala Daerah Yang Tak Adil Ditinjau Ulang

Filosofi tersebut merupakan representasi dari Provinsi Kalimantan Barat yang dijuluki Provinsi seribu sungai.

Air sebagai sumber utama kehidupan, lanjut Hinca, memiliki beberapa prinsip yang harus dipahami diantaranya mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah.

"DPP hingga anak ranting akan turun langsung mengkampanyekan paslon yang diusung seperti air yang mengalir dari tempat tinggi hingga ke tempat yang rendah. Kita secara bergotong royong akan bergerak memenangkan Pasangan Karolin - Gidot," ujar Hinca.

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhodyono akan mengawasi secara langsung kinerja para kader partai berlambang bintang bersudut tiga tersebut.

"Karena ini menjadi perhatian Ketua Umum, Beliau akan mengawasi secara langsung setiap kegiatan dari para kader demokrat Kalimantan Barat melalui Handphone. Semua kader akan berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum," jelas Hinca.

Prinsip yang selanjutnya dipaparkan pria kelahiran Asahan 54 tahun silam itu adalah jika ingin mengarungi sungai dengan aman, naiklah perahu yang besar.

"Kita akan lemah jika sendirian, namun kita akan kuat jika bekerjasama. Pertarungan Pilkada ini memerlukan Kebersamaan dan Militansi.
Jangan ngomong caleg-caleg dulu, pastikan Gubernur yang terpilih adalah nomor dua," tutur Hinca.

Hinca juga menjelaskan beberapa pendekatan kepada masyarakat yang dapat digunakan oleh seluruh kader Partai Demokrat.

"Malam ini kita akan turun langsung menyapa masyarakat kota Sintang, kita singgahi dari pintu ke pintu. Kita sosialisasikan calon yang kita perjuangkan. Ayo bergerak di 15 hari untuk memenangkan Pasangan Karolin - Gidot. Setelah tanggal 27 Juni, jangan lengah, kita kawal suara mereka. Kita baru akan tidur nyenyak ketika Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat. Demokrat. Siap!," Pekiknya membahana. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help