Pilgub Kalbar

Pemuda Bengkayang Ajak Kaum Milenial Pilih Karolin-Gidot

Saya rasa, kita generasi muda ingin pemimpin Kalbar kedepan sosok yang enerjik, cerdas serta masih berjiwa muda.

Pemuda Bengkayang Ajak Kaum Milenial Pilih Karolin-Gidot
ISTIMEWA
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2, dr Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot foto bersama 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Tokoh Pemuda Kabupaten Bengkayang, Khairil Anwar, mendukung dan siap memenangkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2, dr Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, pada Pilkada Kalbar 27 Juni 2018.

Ia juga mengajak mengajak kaum milenial di Kalbar, untuk bersatu memperjuangkan kemenangan Karolin-Gidot.

“Saya rasa, kita generasi muda ingin pemimpin Kalbar kedepan sosok yang enerjik, cerdas serta masih berjiwa muda. Karena Kalbar ini luas, kurang pas jika dipimpin tokoh senior,” kata Khairil Anwar, Tokoh Pamuda asal Kabupaten Bengkayang, Jum’at (18/5/2018).

Menurut Khairil, selain masih muda dan berpengalaman, sosok Karolin dan Gidot juga dinilai memiliki latar belakang yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan di Kalbar.

(Baca: Ajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah di Bulan Suci Ramadan, Ini Imbauan Bupati Atbah )

misalnya, Karolin, cagub perempuan satu-satunya ini berpengalaman mengawasi dan menjalankan berbagai program kesehatan.

Karena saat menjabat anggota DPR RI, bidang kerja Karolin memang mengurus masalah kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan.

(Baca: Dinilai Mahluk Setia pada Majikan, Hotman: Stop Makan Daging Anjing )

“Kurang apalagi, bu Karolin juga seorang dokter, jadi saya kira sangat mumpunilah untuk mengurus sektor kesehatan di Kalbar. Agar terus meningkat,” jelasnya.

Sedangkan Gidot, menurut Khairil Anwar tokoh pemuda asal Kabupaten Bengkayang tentunya tidak asing dengan sosok guru, yang dua periode sudah menjabat sebagai Bupati di daerah itu.

Gidot juga dikenal sangat pandai mencarikan solusi dari maslaah pendidikan, khususnya di Kabupaten Bengkayang, yang wilayahnya terdiri dari daerah pedalaman, perbatasan dan daerah kepulauan.

“Kalo Pak Gidot kita warga Bengkayang sudah sangat tahu tentang apa yang sudha dikerjakan beliau. Banyak terobosan yang dilakukannya. Sebut saja beasiswa untuk anak berprestasi. Mereka dikuliahkan oleh pemerintah daerah, setelah lulus, mereka kembali ke kampung asalnya untuk mengajar, di tingkat SD itu sudah banyak sekali. Hampir ada di setiap desa, ini bukti jika Gidot peduli pendidikan dan rakyatnya,” pungkas Khairil Anwar. (*)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help