Objek Wisata Baru, Danau Laet Catat 8000 Pengunjung

Cara kami mempromosikan kawasan wisata ini dengan cara mengadakan festival pada 18 Februari 2017 lalu.

Objek Wisata Baru, Danau Laet Catat 8000 Pengunjung
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Maskartini
Pengunjung saat berfotoria di spot foto Danau Laet, Sanggau 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasca digelarnya Festival Danau Laet, Wisata Danau Laet yang terletak di RT 06 Otong, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Sanggau kian dikenal oleh masyarakat. Danau Laet kini semakin hangat diperbincangkan pasca menjadi tempat pengukuhan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kalbar oleh GenPI Nasional. 

Berjarak 1,5 jam dari Kota Pontianak, Danau Laet yang merupakan objek wisata yang mudah dijangkau. Apalagi sarana jalan menuju lokasi kian memadai. Danau dengan luas 800 hektare terdiri dari 12 pulau tersebut kini menjadi destinasi baru bagi masyarakat Kalbar karena keunikannya yang dikelilingi lima gunung. 

Jika sebelumnya kunjungan hanya mencapai ratusan pengunjung, diakui Ketua Kelompok Sadar Wisata, Anselmus Effendi dengan pengelolaan kawasan dengan beberapa spot foto, kunjungan tercatat mencapai ribuan pengunjung. "Selama 7 bulan 8000 lebih pengujung, paling banyak pada Maret kemarin," ujar Ansel, Minggu (15/5/2018).

(Baca: Sebut Pelaku Teror Tak Bermoral, Atbah Instruksikan Camat dan Kades Aktifkan Siskamling )

Dibukanya objek wisata Danau Laet, berawal dari kesadaran kelompok sadar wisata. Berada di desa dengan keterbatasan akses internet tak membuatnya tertinggal. Ansel mengaku kerap mendengar perkembangan wisata di daerah lain. Sehingga ia menyadari keberadaan objek wisata bisa menopang perekonomian keluarga.

"Pokdarwis pada 2014 lalu dibentuk dan kami mulai diperhatikan desa. Kami diminta berbasis desa dan di SK-kan pada 2016 dan Maret 2017 kami di sahkan secara adat bahwa kawasan Danau Laet ditetapkan sebagai kawasan wisata. Sehingga kita sepakat membuka kawasan wisata ini untuk umum setiap Sabtu Minggu," ujarnya.

(Baca: Sekda Sekadau Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Saat Berpuasa )

Dibuka November 2017 pada Mei objek wisata Danau Laet tepat tujuh bulan setelah dibukanya kawasan wisata Danau Laet.

"Cara kami mempromosikan kawasan wisata ini dengan cara mengadakan festival pada 18 Februari 2017 lalu. Sebelum itu kawasan wisata ini mulai dikenal oleh pengunjung dan masarakat luas," ujarnya.

Semenjak dibuka untuk umum, saat weekend kunjungan wisatawan lokal kata Ansel hanya mencapai 150 atau 200 pengunjung saat weekend berpulang mencapai 400 sampai 500 pengunjung per bulan. "Kami berfikir dengan memasang spanduk di jalan Trans Kalimantan saja tidak cukup. Makanya kami punya ide dan gagasan yang harus kami laksanakan dengan menggelar festival pariwisata," ujarnya.

Bersama kelompoknya, Anzlsel mulai membangun fasilitas gazebo dan jembatan-jembatan dengan swadaya menggunakan kearifan lokal dengan bambu agar menunjukkan identitas daerah. "Setelah itu baru kunjungan naik setelah digelar festival objek wisata Danau Laet kunjungan meningkat hingga 2000 per bulan. Ada yang camping, mancing dan liburan keluarga hingga 7 bulan terakhir mencapai 8000 pengunjung," ujarnya. 

Penulis: Maskartini
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help