Ledakan Bom di Surabaya
Geledah Rumah Keluarga Pelaku Bom Surabaya, Temuan Densus 88 Mencengangkan
Polisi terus melakukan olah TKP di rumah terduga pelaku bom bunuh diri terhadap tiga gereja di Surabaya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Rumah yang berada di Wisma Indah Jalan Wonorejo Asri XI Blok K Nomor 22, yang merupakan rumah keluarga terduga pelaku pemboman bunuh diri di 3 gereja di Surabaya digeledah Tim Densus 88, dan menemukan sejumlah barang yang cukup mencengangkan.
Polisi berhasil mengamankan sejumlah bahan yang digunakan untuk merakit bom bunuh diri.
Diketahui keenam pelaku bom bunuh diri yang merupakan satu keluarga itu adalah Dita Apriyanto, Puji Kuswati berumur sekitar 50 tahun, dan empat anaknya, Fadhila Sari, Pamela riskita, Yusuf Fadhil, dan Firman Halim.
(Baca: Pasangan Calon Pilgub Kalbar Terkaya, Kekayaan Pria Ini Bikin Melongo! )
Berikut 5 fakta soal kediaman keluarga pelaku bom bunuh diri Surabaya, dirangkum dari TribunJatim.
1. Temukan Bahan Peledak
Dikutip dari Tribun Jatim, Densus 88 Mabes Polri disampaikan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan menemukan styrofoam dan bahan peledak.
"Kami menemukan styrofoam di rumah tersangka yang sama dengan peledakan di bom Jalan Arjuno. Styrofoam ini untuk memperbesar pembakaran, info dari Jibom itu," kata Rudi.
(Baca: Terungkap! Inilah Sosok Satu Keluarga Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya )
Selain itu, polisi juga menemukan serbuk peledak seperti belerang, black powder, aseton H2O, dan korek api kayu.
"Itu bahan peledak di dalam plastik dan pipa. Ada dokumen dan pesan tertulis juga," jelas Rudi.
2. Temukan Panah
Di dalam rumah tersebut juga ditemukan tempat busur panah, anak panah, juga papan panah.
Menurut Kombes Pol Rudi Setiawan, kondisinya seperti keluarga tersebut sering menggunakannya.
Rumah tersangka pengeboman ditemukan berkat kerjasama densus 88 polri, Polda jatim, dan polrestabes Surabaya sejak pukul 18.00 WIB lalu.
3. Rumah Berantakan
Polisi terus melakukan olah TKP di rumah terduga pelaku bom bunuh diri terhadap tiga gereja di Surabaya.