Penting! Ternyata Ini Fungsi dan Tujuan Orientasi Fungsionaris Partai Golkar
Mudah-mudahan bapak ibu yang ikut pengkaderan ini bisa lulus semua dengan catatan kehadiran harus 90 persen
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, Ria Norsan menuturkan awalnya orientasi fungsionaris dilaksanakan dipusat, sudah ada beberapa kader yang telah ikut dan selanjutnya dilaksanakan ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota hasil dari berunding agar meringankan beban biaya.
"Mudah-mudahan bapak ibu yang ikut pengkaderan ini bisa lulus semua dengan catatan kehadiran harus 90 persen," katanya, Minggu (13/5/2018).
(Baca: Tonton Videonya! Personel TNI Bersenjata Lengkap Siaga di Gereja di Sambas )
Setelah lulus, kata dia, akan mendapat sertifikat dan sertifikat tersebut syarat utama untuk mengajukan diri sebagai Caleg, jika tidak ada sertifikat maka belum bisa lolos maupun rekomendasi.
"Kita targetkan yang hadir 500 lebih, namun yang hadir hanya 200 lebih karena memang dikirimkan surat pada DPD II Golkar keterbatasan waktu. Nantinya kegiatan ini akan dilanjutkan dengan angkatan yang kedua," terangnya.
(Baca: Diduga Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Wanita Ini Diamankan Polisi )
Ia pun menuturkan bagi para kader yang telah ikut pada tahun lalu, juga tetap diwajibkan untuk ikut karena dimungkinkan ada perbedaan materi.
"Orientasi pada hari ini adalah pelatihan untuk kader-kader Partai Golkar, yang akan mengikuti Pileg dan sudah menjadi Legislatif. Tujuan dari kegiatan ini adalah pengkaderan supaya Golkar mendapatkan pelatihan dan bisa menerapkan apa yang digapai pada pelatihan hari ini," tuturnyam
Menurut Norsan, pelatihan tersebut banyak macam, mulai dari kepemimpinan, pengertian dan pemaknaan Golkar serta terkait internal Partai Golkar.
"Fokusnya adalah bagaimana calon-calon untuk menjadi Caleg sudah siap dengan ilmu yang hari ini diberikan hingga esok hari," pungkasnya.