Bersihkan Lingkungan, Agus: Harus Rutin Gotong Royong

Menurutnya kegiatan itu sama artinya masyarakat gotong royong membersihkan lingkungan yakni Hutan Kota Ketapang

Bersihkan Lingkungan, Agus: Harus Rutin Gotong Royong
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Kumpulan kantong plastik besar berisi sampah yang dipunggut pihak YP bersama lainnya di Hutan Kota Ketapang, Minggu (29/4). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Dalam rangka merayakan Hari Bumi 2018 Yayasan Palung (YP) bersama para pihak melakukan aksi sosial bersihkan sampah. Serta pemasangan plang larangan membuang sampah sembarangan di area Hutan Kota Ketapang, Minggu (29/4).

Pengawas Kebersihan Dinas Pemukiman Perumahan dan Lingkungan Hidup Ketapang, Agus Cahyono mengapresiasi kegiatan itu. Menurutnya kegiatan itu sama artinya masyarakat gotong royong membersihkan lingkungan yakni Hutan Kota Ketapang.

“Jadi terkait persoalan sampah maka kegiatan gotong-royong seperti ini sejatinya harus rutin dilakukan di masyarakat,” kata Agus melalui rilis Communication Officer YP, Petrus Kanisius, Selasa (1/4).

(Baca: Ikut Aksi May Day, Ini Orasi Rieke Diah Pitaloka )

Menurutnya terlebih di Hutan Kota Ketapang juga harus rutin  agar kebersihan, keindahan dan kelestariannya tetap terjaga. Sehingga Hutan Kota Ketapang menjadi tempat yang menarik oleh siapa saja untuk mengunjunginya.

“Hanya yang menjadi persoalan adalah masih ada oknum pengujung kurang peduli terhadap lingkungan. Terutama kurangnya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Sehingga membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

 Ia menambahkan terkait larangan membuang sampah sembarangan. Ia menegaskan hal itu sebenarnya sudah ada peraturan daerah (Perda). Namun oknum masyarakat tetap saja membuang sampah tidak pada tempatnya.

“Misalnya seperti di Jalan Lingkar banyak sampah dibuang dan menumpuk di tepi jalan itu. Pada hal sudah diangkut dan dilarang agar tidak membuat di tepi jalan itu lagi. Tapi tetap saja sampah di tepi jalan itu terus ada menumpuk,” ungkapnya. 

Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help