Pilgub Kalbar
Debat Kedua Pilgub Kalbar Akan Disiarkan Live di Pontianak TV
Komisioner KPU Kalbar, Misrawi menuturkan untuk debat putaran kedua Pilgub Kalbar 2018 sesuai jadwal dilaksanakan
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Tri Pandito Wibowo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisioner KPU Kalbar, Misrawi menuturkan untuk debat putaran kedua Pilgub Kalbar 2018 sesuai jadwal dilaksanakan pada 5 Mei 2018 Qubu Resort, Jalan Ahmad Yani II, Kubu Raya sekitar pukul 19.30 WIB.
Ia mengatakan, untuk penyiarannya akan disiarkan secara langsung di tv lokal, yakni PonTV.
"Berkaitan dengan tema debat, kita mengambil tema pembangunan yang ramah lingkungan dan pengelolaan SDA. Tema ini diambil karena sebenarnya Kalbar memiliki SDA yang melimpah, bagaimana pasangan calon menawarkan program kerja berkaitan dengan pemanfaatan pengelolaan sumber daya alam yang tentunya dapat membuka lowongan pekerjaan serta kesejahteraan masyarakat," ungkapnya, Minggu (29/04/2018).
Baca: Bibi Briptu Nova Sempat Menangis Melihat Keponakannya Tidak Hadir Saat Akad Nikah
Berkaitan dengan itu, kata Misrawi, tentu meski disertai pembangunan yang ramah lingkungan, juga diharapkan paslon dapat menyampaikan mengenai tema tersebut.
"Berkaitan dengan peserta, kemarin sudah rapat dengan tim paslon serta lembaga penyiaran. Dipertemuan awal masing-masing paslon tetap diberikan 100 orang jumlah peserta yang diperbolehkan untuk ikut bagi masing-masing paslon," ujarnya.
Didebat publik tahap kedua ini, lanjutnya, memang ditargetkan dihadiri 500 orang hadir karena lokasinya lebih besar daripada didebat pertama.
KPU juga akan menggelar nonton bareng di tiga titik untuk sekitar 100 orang serta disediakan snack. Hal ini adalah upaya untuk menyampaikan informasi agar masyarakat bisa mengakses dan mendapat informasi terkait visi misi serta progja paslon.
Baca: KUA Mempawah Hilir Tolak Pernikahan Pasangan Usia Dini
"Disaat rakor dengan tim kampanye masing-masing paslon telah disampaikan bahwa kita akan menggunakan tv lokal guna menyiarkan secara langsung. Disaat kegiatan rakor tidak ada komplain yang seperti apa dari paslon," bebernya.
Hanya, kata dia, paslon meminta dan ingin mengetahui jangkauan dari Pontv ini, kebetulan ada dari Pontv sehingga dijelaskan bahwa jaringan Pontv sudah satelit, sehingga bisa diakses di frekuensi tertentu, bahkan bisa live streaming.
Dan diiklan yang disampaikan dari Pontv telah disampaikan nomor frekuensinya guna mengakses Pontv.
"Menunjuk tv lokal karena memang di PKPU termasuk surat edaran, memang mengutamakan tv lokal untuk penyiaran debat publik maupun iklan, tapi juga dimungkinkan untuk menggunakan tv nasional," terangnya.
Baca: Tak Ada Persiapan, Midji : KPU Harusnya Berpikir Debat Dilaksanakan di TV Nasional