Kronologi Kecelakaan Maut di Ngabang, Motor Terbakar Hingga Pengendara Tewas di Tempat

Korban meninggal dunia karena luka serius dibagian kepala dan kaki kanan patah. Temannya yang dibonceng luka ringan dan dibawa ke RSUD Landak.

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rizky Zulham
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Laka lantas yang terjadi di Jalan Raya Ngabang-Serimbu batas Desa Ambarang dengan Desa Engkadu pada Jumat (13/4) siang. 

Laoran Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kecelakaan maut terjadi antara mobil truk dengan sepeda motor di Jalan Raya Ngabang-Serimbu atau lebih tepatnya di batas antara Desa Ambarang dan Desa Engkadu, Kecamatan Ngabang pada Jumat (13/4) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dari kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor revo atas nama Ozie (20) warga Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau meninggal di tempat.

Sedangkan temannya yang dibonceng yakni Sabhanda Pahmi (20) mengalami luka-luka.

Kemudian pengemudi mobil truk dengan Nomor Polisi (Nopol) KB 751 XY yang bermuatan sawit, atas nama Marsius (43) tercatat sebagai warga Desa Sekendal, Kecamatan Air Besar, tidak mengalami luka.

Baca: Motor Terbakar Usai Tabrakan dengan Truk, Pengendara Kritis!

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio melalui Kasat Lantas AKP Gandi Darma Yudanto menerangkan, berdasarkan hasil olah TKP, sepeda motor datang dari arah Ngabang menuju ke Serimbu, sedangkan mobil truk dari arah Serimbu ke Ngabang.

"Saat itu motor menikung ke kiri sesuai dengan arah jalan. Sesampainya di TKP, dari arah berlawanan datang mobil truk. Karena dengan kecepatan cukup tinggi dan jalan tikungan, sepeda motor tidak terlendali sehingga terjadi kecelakaan," ujar Kasat.

Lanjut Kasat, setelah terjadi benturan pengendara motor terpental.

"Motor diduga mengalami gesekan ke aspal, sehingga menimbulkan percikan api. Kemudian mengakibatkan sepeda motor tersebut terbakar," katanya.

Baca: Jambret Sadis Jalan Siam Terungkap, Pengakuan Tersangka Bikin Geram

Oleh supir truk, dengan inisiatif langsung memundurkan mobilnya dari sepeda motor itu.

"Korban meninggal dunia karena luka serius dibagian kepala dan kaki kanan patah. Temannya yang dibonceng luka ringan dan dibawa ke RSUD Landak," terangnya.

Kasat menjelaskan, berdasarkan hasil keterangan dari saksi-saksi 75 persen kecelakaan tersebut akibat dari kelalaian pengendara sepeda motor.

Karena berkecepatan tinggi ditikungan, dengan kondisi jalan tidak miring.

"Kita akan menyurati dinas terkait untuk melihat kondisi jalan terutama di tikungan untuk beberapa titik. Karena biasanya, di setiap tikungan itu tidak dibuat rata tetapi sedikit miring sesuai arah tikungan," tutupnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved