Penulis Singkawang Dorong Pemkot Tekan Angka Pajak Buku Untuk Tingkatkan Minat Baca

Ia berharap di Kota Singkawang memilik percetakan, karena saat ini masih belum ada percetakan buku untuk penerbitan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Penulis Kota Singkawang, Prima 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Penulis Kota Singkawang, Prima mengatakan, minat baca di Kota Singkawang masih lemah, sangat kurang dan jarang sekali.

"Kita bisa lihat beberapa kali kami melakukan sharing ke sekolah-sekolah ataupun ke komunitas, teman-teman yang membaca itu sangat sedikit," katanya, Selasa (13/3/2018).

Baca: Ini Kiat Dinas Agar Generasi Muda Tak Sungkan Berkegiatan di Perpustakaan

Ia berharap di Kota Singkawang memilik percetakan, karena saat ini masih belum ada percetakan buku untuk penerbitan.

Kemudian bagaimana Pemerintah Kota (Pemkot) menekan angka-angka pajak yang diambil baik dari penerbit, penjual dan orang yang mendistribusi buku.

Baca: Dinas Perpustakaan Ajak Masyarakat ke Singkawang Book Fair

Ketika pajak buku itu berkurang, harga buku semakin murah. Adik-adik yang ingin membeli buku mengaku harga mahal.

"Jadi bisa beli ketika harga menjadi murah. Minat baca semakin naik dan itu semakin bagus," tuturnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved