Jembatan di Desa Dara Itam 1 Putus Total Diterjang Banjir Bandang
Apalagi usianya sudah sekitar enam tahun. Maka dari itu berharap ada perhatian dari Pemerintah untuk segera melakukan perbaikan.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Satu jembatan yang berada di Desa Dara Itam 1, Kecamatan Jelimpo, putus total akibat diterjang banjir bandang karena hujan deras dari sore hingga subuh hari di wilayah tersebut, Minggu (11/3).
Akibatnya, aktifitas masyarakat menjadi terhambat. Karena jembatan tersebut menghubungkan beberapa Dusun dan Desa serta wilayah lainnya.
"Iya putus total karena banjir bandang semalam," ujar Wakil Ketua BPD Desa Dara Itam 1, Yopinus Bocong, Senin (12/3).
(Baca: Salut! Driver Ojek Online Tangkap Jambret, Tonton Videonya )
Bahkan kata Yopinus yang merupakan karyawan di perusahaan sawit tersebut, dirinya tidak bisa pergi ke tempat kerja. "Payah lewat, saya pun tadi sama kawan pas mau pergi kerja terpaksa balik," terangnya.
Disampaikannya lagi, jembatan kayu tersebut selama ini kondisinya memang sudah cukup memperihatinkan. Apalagi usianya sudah sekitar enam tahun. Maka dari itu berharap ada perhatian dari Pemerintah untuk segera melakukan perbaikan.
(Baca: Sudjiwo Tedjo Ajak Bully Terus Mahfud MD, Ternyata Ini Maksudnya )
Jembatan itu sendiri menghubungkan ke Desa Balai Peluntan, PT LIP, Desa Semoncol Kecamatan Balai Batang Tarang Kabupaten Sanggau. "Jadi banyak juga masyarakat kami yang tidak bisa pergi bekerja," bebernya.
Maka menurutnya mesti segera ada penanganan. "Kita harap Pemda melalui BPBD serta Dinas PU bisa segera turun langsung ke lapangan. Untuk mengecek dan memberikan solusi. Begitu juga perusahaan setempat, bisa membantu dengan dana CSR," harap Yopinus.
