Kesaksian Abraham Zapruder Rekam Detik-detik Penembakan Presiden John F Kennedy

Zapruder adalah satu di antara ribuan orang yang hadir di seputaran Book Depository, tempat tewasnya John F Kennedy, pada 22 November 1963.

Editor: Agus Pujianto
Presiden John F Kennedy 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Mungkin sebelum kejadian itu, tak ada orang yang mengenal Abraham Zapruder.

Ia adalah seorang imigran Rusia yang memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat karena Perang Sipil di Rusia.

Tapi berkat “film pendeknya”, pria keturunan Yahudi itu menjadi bidikan utama kamera TV-TV Amerika.

Zapruder adalah satu di antara ribuan orang yang hadir di seputaran Book Depository, tempat tewasnya John F Kennedy, pada 22 November 1963.

Kebetulan, Zapruder membawa kamera 8 mm Bell & Howell Zoomatic Series model 414 PD, untuk mengabadikan setiap kejadian menarik di momen itu.

Baca: Doyok Hidup Mewah di Amerika Serikat, Ini Tanggapan Gogon Srimulat

Tapi sial, bukan sebuah momen yang menggembirakan, kamera Zapruder justru menangkap kejadian yang tak diperkirakan.

Presiden John F Kennedy dan Gubernur Texas tewas tertembus peluru yang dibidikkan oleh eks Marinir AS, Lee Harvey Oswald.

Secara detil, kejadian itu terekam dalam frame 210 hingga 225 dengan durasi 26 detik.

Jika frame 210-225 lebih pada momen-momen penembakannya, sejatinya ada yang lebih tragis, yaitu yang terekam pada frame 313.

Dalam gambar itu dilihatkan bagaimana bagian belakang kepala JFK terkoyak dan bersimbah darah.

Karena dianggap mengerikan, bagian itu tidak pernah dirilis di media hingga sekarang.

Baca: Lionel Messi Absen Hadapi Malaga Minggu Dini Hari, Alasannya Misterius

Si pemilik film itu sendiri mengaku sangat trauma dengan video hasil rekamannya.

Zapruder dikabarkan kerap bermimpi buruk di mana ia melihat iklan yang berbunyi “lihatlah kepala presiden meledak!”.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved