Kisah Mereka Lulus Sekolah Polri Tanpa Sogok, 13 Kali Tes Hingga Bayar Nazar Dengan Cara Tak Biasa
Mereka akan mengikuti pendidikan pembentukan perwira selama 7 bulan dan setelah lulus akan berpangkat Inspektur Polisi tingkat dua.
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Seleksi calon siswa Sekolah Inspektur Polisi 2018 telah selesai dilaksanakan oleh SSDM Polri.
Setelah mengikuti serangkaian seleksi dari animo sebesar 11.528 orang, telah dinyatakan memenuhi syarat (lulus terpilih) untuk mengikuti pendidikan sebanyak 1.300 orang.
Baca: Foto-foto Puncak Perayaan Cap Go Meh 2569 dengan Pawai Naga di Pontianak Kalimantan Barat
Masing-masing terdiri dari 1.000 orang SIP Reguler dan 300 orang SIP khusus Penyidik.
Seluruh rangkaian proses seleksi dilakukan dengan ketat, transparan dan obyektif untuk memilih calon perwira pertama Polri yang akan berperan sebagai first line supervisor di seluruh wilayah Indonesia.
Mereka akan mengikuti pendidikan pembentukan perwira selama 7 bulan dan setelah lulus akan berpangkat Inspektur Polisi tingkat dua.
Baca: Ramlana : Budaya Tionghoa Aset budaya lokal yang memperkaya multikulturalisme
Proses yang berjalan dengan obyektif ini merupakan tekad dari Kapolri untuk mewujudkan visi Polri yang profesional dan modern.
Para peserta seleksi harus berusaha dengan kemampuan sendiri dan dilarang menggunakan sponsor atau titip maupun berbagai bentuk praktek kolusi lainnya karena akan didiskualifikasi.
Dengan sistem yang ketat dan obyektif membuat para peserta percaya diri dan mengapresiasi langkah perubahan yang dilakukan SSDM, sehingga bagi yang tidak luluspun merasa legowo dan bangga karena kalah dengan terhormat.
Sedangkan bagi yang dinyatakan lulus mereka bersyukur dan bangga karena hasil kerja keras dan kemampuan mereka membuahkan hasil dengan sistem yang jujur dan obyektif.
Banyak cara yang dilakukan untuk mengekspresikan rasa syukur , diantaranya seperti yang diungkapkan Aiptu Ahsan dari Korp Brimob Polri yang telah mengikuti test sebanyak 13 kali akhirnya bisa lulus tahun ini telah bernazar, yakni berjalan kaki dari Mabes Polri ke Korps Brimob Kelapa Dua.
Sementara seluruh casis pria di seluruh Polda mencukur rambutnya sampai plontos.
Melihat perkembangan yang baik ini, As SDM Kapolri menyatakan bahwa Polri dibawah kepemimpinan Jendral Tito Karnavian bertekad untuk melakukan pembenahan dalam pengelolaan SDM Polri karena sebagai unsur utama organisasi yang menentukan keberhasilan Polri.