TribunPontianak/

Ketapang Masuk Dalam Prioritas Penanganan Stunting Pemerintah Pusat

Kegiatan ini dalam rangka monev terpadu untuk penurunan angka stunting di Kalbar, khususnya Ketapang

Ketapang Masuk Dalam Prioritas Penanganan Stunting Pemerintah Pusat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SUBANDI
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI, Oscar Primadi menyerahkan cindera mata kepada Kepala Dinkes Ketapang, Rustami saat kegiatan terkait stunting di aula Kantor Bupati Ketapang, Selasa (13/2). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Jajaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan kunjungan kerja ke Ketapang. Kemudian melakukan pertemuan sama jajaran Pemkab Ketapang di aula Kantor bupati , Selasa (13/2).

Hadir pada pertemuan ini dihadiri langsung Wakil Bupati (Wabup) Ketapang, Suprapto dan beberapa kepala dinas terkait seperti Dinas Kesehatan (Diskes). Serta beberapa camat, kepala desa di Ketapang dan pihak terkait lainnya.

“Kegiatan ini dalam rangka monev terpadu untuk penurunan angka stunting di Kalbar, khususnya Ketapang,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI, Oscar Primadi kepada wartawan di Ketapang, Selasa (13/2).

(Baca: Sebut Islam Larang Ucapkan Selamat Imlek, Mahfud MD Skak Mat Orang Ini )

Ia mengungkapkan berdasarkan pemetaan pihaknya ada beberapa kasus stunting di Kalbar termasuk di Ketapang. “Kemudian Ketapang merupakan satu di antara kabaupaten jadi prioritas dalam hal stunting di Indonesia,” ucapnya.

Dipaparkannya se Indonesia ada Sembilan provinsi, seratus kabupaten/kota dan seribu desa dijadikan prioritas terkait stunting.

“Pada tahap awal ini akan kita intervensi secara spesifik dan sensitiv dan dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.

(Baca: Mendapat Nomor Urut 1, Ini Ungkapan Pasangan Masdar-Zulkaslim )

Ia menjelaskan Ketapang jadi prioritas karena di beberapa daerahnya ada kasus stunting yang cukup signifikan. Namun menurutnya berdasarkan riset kesehatan dasar memang hampir di seluruh Indonesia ada angka stunting.

Sebab itu meski Ketapang termasuk prioritas dan ditangani tahap awal. Tapi semua daerah se Indonesia tetap akan dilakukan penanganannya. “Jadi seluruh daerah se Indonesia kasus stuntingnya tetap akan ditangani,” jelasnya.

Oscar menegaskan terhadap penanganan kasus stunting tidak bisa dilakukan sendiri misalnya hanya pihak Dinkes saja. Tapi harus dilakukan semua pihak misalnya Dinas Pertanian, pemerintah kecamatan, desa dan lain-lain.

“Jadi kita harapkan semua dinas bergerak menangani persoalan stunting ini. Misalnya Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan dan lain-lain semuanya harus bekerjasama,” sarannya.

Ia berharap kedepan seluruh Indonesia termasuk Ketapang angka stuntingnya terus menurun tiap tahun. “Misalnya dari angka 80 pada tahun lalu maka tahun ini jadi 60 dan seterusnya. Hingga akhirnya nanti tak ada lagi stunting di Indonesia,” harapnya.

Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help