TribunPontianak/

Pilkada Kayong Utara

Mendapat Nomor Urut 1, Ini Ungkapan Pasangan Masdar-Zulkaslim

Karena kita bergerak di jalur independen jadi sudah jauh hari sebelumnya kita sudah memulai dari pengumpulan KTP

Mendapat Nomor Urut 1, Ini Ungkapan Pasangan Masdar-Zulkaslim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MUHAMMAD FAUZI
Calon Bupati dan Wakil Bupati Masdar dan Zulkaslim Pebrata Tamura saat diwawancara awak media, Selasa (13/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Potianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA – Setelah ditetapkan menjadi calon tetap dan mendapat nomor urut, para Calon Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara mengaku puas dengan nomor urut yang didapat masing-masing calon Bupati dan Wakil Bupati.

Seperti yang disampaikan Calon Bupati dan Wakil Bupati Masdar dan Zulkaslim Pebrata Tamura usai menedapat nomor urut 1, ia dan wakilnya mengaku akan mempersiapkan langkah selanjutnya agar dapat meraih hasil memuaskan pada hari pencoblosan nantinya.

"Sesuai skejol yang sudah kita tetapkan dan tentunya berpedoman pada aturan yang sudah ditetapkan oleh KPU. Kita akan melakukan kampanye dalam penegasan visi dan misi, program-program yang kita lakukan jika kita dipercaya masyarakat untuk memimpin Kayong Utara ke depan 2018-2023 nanti," terang Masdar saat diwawancara awak media, Selasa (13/2).

Saat ini diakui Masdar beberapa tim pemenangnya sudah ada tersebar dibeberapa Kecamatan hingga Desa, karena 3 Paslon yang lolos saat ini, 1 diantaranya dari jalur perorangan, sehingga sejak jauh-jauh hari mereka sudah membentuk tim untuk pengumpulan dukungan berupa kartu tanda penduduk milik masyarakat.

"Karena kita bergerak di jalur independen jadi sudah jauh hari sebelumnya kita sudah memulai dari pengumpulan KTP, Kemudian pada saat sebelum pendaftaran kita juga sudah mempersiapkan tim di mana sebaran tim ini sudah ada di Kabupaten, tim Kecamatan, hingga tim di tingkat desa," jelasnya.

Sedangkan untuk dana kampanye sendiri, diakui Masdar ia bersama wakilnya masih menggunakan dana sendiri. Namun dirinya tidak menutup diri jika ada dana bantuan dari pihak lain, namun menurutnya bantuan ini tidak harus bantuan yang akan mengikat mereka sehingga nanti menjadi Bupati dan Wakil Bupati.

(Baca: Ditetapkan Sebagai Peserta Pilkada, Satarudin Mundur dari Ketua DPRD Kota Pontianak )

"Untuk dana kampanye sendiri kita masih menggunakan dana dari bakal calon sendiri kita belum menggunakan dana bantuan dari pihak lain. Alhamdulillah kita sampai saat ini sangat mematuhi rambu-rambu perundang-undangan yang ada, dalam sosialisasi, penyampaian visi dan misi, apa yang kita sampaikan ke masyarakat selalu bersifat pendidikan politik yang baik, "tutur Masdar.

Ia dan wakilnya Zulkaslim pun saat ini sudah mengurus pemunduran diri dari Jabatan dipemerintahan.

"Saya beserta pak Zulkaslim, telah mengurus segala administrasi pada tanggal 9 Februari yang lalu, kita sudah mengajukan pemunduran diri dari PNS maupun dari jabatan, kemudian mengajukan hak pensiun, sesuai ketentuan PP 11 tahun 2017," paparnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help