Imawan: Layanani Masyarakat Sesuai SOP

Kalau biaya ini kita ikut Perda misalnya jarak berapa kilo meter biayanya berapa, segitu lah biayanya

Imawan: Layanani Masyarakat Sesuai SOP
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SUBANDI
Kepala BPN Ketapang, Imawan, Kamis (8/2). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ketapang, Imawan menegaskan pihaknya ada Standar Operasional Prosedur (SOP).

Sebab itu jajarannya pasti akan melayani masyarakat sesuai SOP tersebut dan peraturan yang berlaku lainnya.

“SOP pelayanan kita di BPN kan ada. Umpamanya orang mau bikin sertifikat persyaratannya seperti apa, biayanya berapa semua sudah ada SOP nya,” katanya kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/2).

(Baca: Jelang Imlek dan Cap Go Meh, Mulyadi: 700 Kamar Sudah Diboking Tamu dari Luar )

Kemudian terhadap biaya pembuatan sertifikat juga ada diatur dalam PP 128. Sebab itu terkait biaya pembuatan sertifikat bisa dilihat masyarakat dalam peraturan itu. Namun ini hanya untuk pembuatan sertifikat bersifat umum.

Lantaran pemohon akan dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Terhadap biaya ini besarannyaa tergantung luas tanah dan lain-lainnya.“Biaya ini pun dibayar langsung ke bank bukan kepada kita di BPN,” ungkapnya.

Kemudian pemohon juga akan dikenakan biaya untuk ongkos transportasi petugas yang melakukan pengukuran ke lapangan.

“Kalau biaya ini kita ikut Perda misalnya jarak berapa kilo meter biayanya berapa, segitu lah biayanya,” ucapnya.

“Biaya ini dibebankan kepada pemohon pembuata sertifikat. Lantaran tak mungkin harus pakai uang petugas sendiri untuk ke lapangan. Kalau pakai uang sendiri bisa habis gajinya yang hanya berapa juta saja itu,” lanjutnya.

Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help